Scroll Untuk Membaca Artikel
Pendidikan

Ketua PGRI Jatim: Guru Non Asn Tidak Perlu Khawatir

×

Ketua PGRI Jatim: Guru Non Asn Tidak Perlu Khawatir

Sebarkan artikel ini
Ketua PGRI Jatim: Guru Non Asn Tidak Perlu Khawatir
FOTO: Ketua PGRI Jatim, Teguh Sumarno

Ketua PGRI Jatim: Guru Non Asn Tidak Perlu Khawatir

Sumenep, Limadetik.com – Ketua PGRI Jawa Timur, Teguh Sumarno menghimbau agar para Guru Non ASN se-Jatim tetap bersabar dan tidak perlu khawatir tentang pengangkatan guru PPPK.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Ia menegaskan, bahwa PGRI Jatim bersama Gubernur, Khofifah Indar Parawansa akan terus berada diposisi terdepan memperjuangkan Guru honorer non ASN yang sudah menerima surat keputusan (SK) terhitung sejak tahun 2015.

“Secara umum, bagi honorer yang menerima SK dari pemerintah daerah, Bupati, Gubernur dan Walikota sejak tahun 2015 sampai tahun 2023 sudah diselesaikan. Jadi niat baik pemerintah luar biasa untuk menyelesaikan,” katanya, Senin (9/10/2023).

Saat ini kata Teguh, diperkirakan jumlah guru yang telah diselesaikan (diangkat sebagai PPPK) sebanyak 522 ribu orang dan sisanya akan diselesaikan.

Baca Juga: Workshop Implementasi Lesson Study, Program Pengabdian Masyarakat STKIP PGRI Sumenep di SMPI Darul Ulum

“UUD ASN nomor 5 tahun 2014 sudah direvisi, sehingga pasal 131 menjelaskan bahwa semua Guru honorer pada jenjang pendidikan, kesehatan atau semua pegawai akan diangkat sebagai PPPK, menunggu sampai penyelesaian Guru honorer atau pegawai yang wajib menerima haknya sebagai PPPK atau ASB sesuai usia,” ujarnya.

Ia meyakini, untuk guru honorer non ASN kategori P3 SMA/SMK/SLB Negeri se-Jatim sudah sangat sesuai dengan kebutuhan, dan terselesaikan sesuai harapan para guru.

“Untuk Guru non ASN SMA/SMK/SLB di Jatim sudah sesuai dengan harapan para guru, sedangkan secara nasional tetap bergantung pada tingkat provinsi masing-masing berdasarkan penyesuaian antara formasi dengan anggaran,” jelasnya.

Dikatakan Teguh, bagi para guru honorer non ASN jangan khawatir, karena PGRI selalu ada didepan dalam rangka memperjuangkan nasib para Guru, karena Guru adalah bagian terpenting dalam peningkatan mutu, tanggung jawab SDM, tanggung jawab pembelajaran.

“Sehingga Guru tidak mungkin tidak diselesaikan untuk diangkat sebagai PPPK, dan kenyataannya Pemerintah saat ini masih kekurangan Guru, jadi tetaplah bersabar, berdo’a sehingga Allah mengabulkan harapan adik adik semua,” demikian Teguh Sumarno menyampaikan pesan kepada Guru Honorer non Asn se-Jatim.

× How can I help you?