https://limadetik.com/

Komitmen Pemerintahan Bersih, Bupati Gandeng Kejari Pamekasan Untuk dampingi OPD

"Ini kita lakukan untuk kebaikan bersama, dan intinya, pihak Kejari akan memberikan arahan atau pendampingan agar pengelolaan anggaran di masing-masing OPD di Pemkab Pamekasan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dan tidak terjadi praktik korupsi," katanya.

Komitmen Pemerintahan Bersih, Bupati Gandeng Kejari Pamekasan Untuk dampingi OPD
FOTO: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kiri) bersama Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Muhlis

PAMEKASAN, Limadetik.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencegah praktik korupsi dalam proses tata kelola pemerintahan setempat dengan cara menggandeng kejaksaan negeri setempat, Kamis (24/3/2022).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, menjelaskan pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU bersama Kejari Pamekasan yang melibatkan semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

limadetik branding

“Ini kita lakukan untuk kebaikan bersama, dan intinya, pihak Kejari akan memberikan arahan atau pendampingan agar pengelolaan anggaran di masing-masing OPD di Pemkab Pamekasan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dan tidak terjadi praktik korupsi,” katanya.

Baca Juga :  Walikota Selaraskan Pembangunan Linggau Lewat Musrenbangnas

Lebih lanjut Mas Tamam menjelaskan, penandatanganan tentang nota kesepahaman antara Kejari Pamekasan dengan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan itu telah digelar pada 24 Maret 2022 antara masing-masing pimpinan OPD bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan.

Menurut Bupati muda ini, langkah itu dilakukan, agar pelaksanaan program pembangunan di masing-masing OPD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga proses pembangunan bisa berjalan sesuai dengan harapan.

Komitmen Pemerintahan Bersih, Bupati Gandeng Kejari Pamekasan Untuk dampingi OPD
FOTO: Kajari Muhlis saat menandatangani MoU bersama Pemkab Pamekasan

“Dari kerja sama ini, titik tekannya adalah pada upaya pencegahan, yakni mencegah terjadi tindak pidana korupsi dari masing-masing program pembangunan di masing-masing OPD di Pemkab Pamekasan,” terangnya.

Baca Juga :  Begini Tanggapan Kadis PRKP dan Cipta Karya Sumenep Terkait Protes Warga Pangarangan

Mantan anggota DPRD Jatim ini lebih lanjut menjelaskan, kerja sama antara Kejari dengan Pemkab Pamekasan ini sebenarnya telah dimulai sejak 2021. “Kita sudah memulai kerjasama ini sebeanrnya tahun 2021 lalu, dan tahun ini adalah lanjutannya,” ucap dia.

Bupati menargetkan pada akhir tahun 2022, pamekasan bisa mencapai nilai A dalam pemerintahan yang brsih dan beritegritas. “Pastinya, target kami di akhir tahun 2022 ini bisa bernilai A,” terangnya.

Bupati juuga menyampaikan terima kasih kepada Kepala pihak Kejari Pamekasan, karena bersedia memberikan pendampingan.

Disamping membangun kerjasama pendampingan hukum dalam pelaksanaan program kerja yang di lakukan oleh OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan, Baddrut Tamam mengaku kini juga sedang merancang kemungkinan di tahun 2022 ini akan ada forum bersama antar Pemkab dengan Kejari.

Baca Juga :  Wow, Pamekasan Penyumbang Cukai Tembakau Terbesar se Madura

“Tentu, setiap persoalan yang muncul akan bisa langsung didiskusikan dan diselesaikan dalam forum secepatnya. Forum itu akan ditempatkan di Mall Pelayanan Publik. Di sana nanti ada SK Bupati. Dalam forum itu setiap ada persoalan bisa langsung didiskusikan dan diselesaikan secepatnya,” paparnya.

Mas Tamam kembali menjelaskan, kerjasama antara Kejari dengan Pemkab Pamekasan ini, juga dalam rangka berupaya menciptakan sistem tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas korupsi, melalui bentuk pencegahan.

Tinggalkan Balasan