https://limadetik.com/

Konsisten Kembangkan Pelayanan, RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Bantu Masyarakat Melalui BPJS Kesehatan dan SPM

"Karena, kebanyakan Masyarakat, untuk ngurus administrasi masih tidak paham tentang alur dan penyelesaiannya," kata Arman, Humas RSUD dr.H.Moh.Anwar, Senin (14/3/2022).

Konsisten Kembangkan Pelayanan, RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Bantu Masyarakat Melalui BPJS Kesehatan dan SPM
FOTO: Humas RSUD Moh.Anwar Sumenep, Arman Endika Putra

SUMENEP, Limadetik.com – Konsisten mengembangkan pelayanan, Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr.H.Moh. Anwar Sumenep, siap membantu Masyarakat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Surat Perintah Membayar (SPM).

Menurut Direktur RSUD dr.H.Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati melalui Humas nya, Arman Endika Putra Mengatakan, pada prinsipnya RSUD selalu siap membantu Masyarakat, terutama pasien yang mempunya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Surat Perintah Membayar (SPM).

limadetik branding

“Karena, kebanyakan Masyarakat, untuk ngurus administrasi masih tidak paham tentang alur dan penyelesaiannya,” kata Arman, Humas RSUD dr.H.Moh.Anwar, Senin (14/3/2022).

Baca Juga :  Pelantikan Mabiran, Pengurus Kwaran dan DKR Gerakan Pramuka Kwartir Ranting

Lebih lanjut, Humas RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep itu menilai, ketika masuk RSUD sebagian Masyarakat mengira, bahwa mereka sudah terdaftar dan selesai, padahal mereka (Masyarakat) perlu ngurus Surat Eligibilitas Peserta (SEP).

“Surat Eligibilitas Peserta (SEP) itu, akan menentukan, apakah Pasien tersebut menjadi tanggungan BPJS kesehatan atau tidak,” terangnya.

Maka kemudian kata Arman, masyarakat yang mengalami kendala di RSUD, akan diarahkan oleh pegawai rumah sakit untuk melakukan instalasi peduli pelanggan, di ruang Puspa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Baca Juga :  Rutan Baturaja Lakukan Tes Kesehatan Bagi Warga Binaan dan Petugas Untuk Antisipasi Resiko Penyebaran HIV-AIDS

Pelayanan BPJS RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep, dibuka 3×24 jam untuk ngurus Surat Eligibilitas Peserta (SEP) sedangkan Surat Perintah Membayar (SPM) 2×24 jam, khusus untuk daratan kota Sumenep sudah bisa menunjukkan SPM nya.

“Apabila, sudah lewat dari rentan waktu 3×24 jam, maka SEP nya akan terkunci, jika SEP nya sudah terkunci maka RSUD tidak bisa membantu apa-apa, termasuk tidak dapat di tanggung oleh BPJS,” terangnya.

Baca Juga :  Mudik Gratis Pemkab Sumenep 2022 Sempat Salah Tafsir, Berikut Jawaban Bupati Achmad Fauzi

Arman berharap, masyarakat Sumenep bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Tidak perlu ragu memeriksakan diri, atau mengakses layanan di RSUD dr.H.Moh.Anwar, karena fasilitas yang di sediakan sudah termasuk yang terlengkap di Sumenep,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan