PAMEKASAN, limadetik.com – Laga uji coba tim sepak bola Porprov Pamekasan kontra tim sepak bola Porprov Sumenep di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Jum’at (22/02/2019) sore, berakhir dengan skor 2-1.

Laga persahabatan ini kick off 15.15 wib. Babak pertama dimulai, tim Porprov Pamekasan lebih mendominasi permainan. Pertandingan 15 menit pertama, tim asuhan Rahmad mampu membobol gawang tim tamu asal Sumenep, sehingga Kedudukan menjadi 1-0. Sementara, asuhan Husnul Yuli hanya sesekali menyerang pertahanan tuan rumah. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0.

Pada babak kedua, tim Porprov Sumenep mencoba dengan strategi menyerang. Bahkan, dibandingkan babak pertama, tim tamu lebih menguasai pertandingan. Sayangnya, sejumlah peluang tidak bisa membuahkan hasil.

Sebaliknya, Tim Porprov Pamekasan yang bermain bertahan, kembali mencetak gol dengan memanfaatkan tendangan pojok. Skor pun menjadi 2-0.

Meski ketinggalan, pemain Porprov asal Sumenep tetap berani menguasai bola hingga tim tuan rumah kesulitan merebutnya. Alhasil, mereka mampu menjebol gawang tim Porprov Pamekasan hingga Kedudukan menjadi 2-1 di 10 menit akhir pertandingan.

Skor kedua tim tak ada tambahan hingga pluit dibunyikan oleh wasit sebagai tanda laga uji coba selesai.

Menurut evaluasi pelatih tim Porprov Pamekasan, Rahmad mengatakan, hasil pertandingan kali ini tidak sesuai harapan. Meski menang skor, anak asuhnya bermain kurang bagus dibanding bermain sebelumnya saat menjamu tim Porprov Batu.

“Kita tiga kali menghadapi tim yang selevel (tim Porprov). Pertama bermain melawan tim Probolinggo, secara permainan kita gagal, karena hasil seri dan bermain buruk. Saya anggap gagal karena kita main disini,” akunya, menjelaskan.

Sementara, saat melawan tim Porprov Batu, meski kalah skor, materi permainan menurut Rahmad sukses karena bermain dengan baik dan tampil menguasai meski kalah. Dia menganggap dari hasil grafik permainan timnya berhasil.

“Justru pertandingan yang saat ini harus menjadi teskest terakhir untuk anak – anak, hasil maksimal boleh lah, karena menang. Tetapi secara permainan saya benar-benar kecewa ke anak-anak,” katanya.

Sebab, kata dia dari segi persiapan jauh lebih banyak timnya dibanding tim Porprov Sumenep.

“Secara persiapan kita menang loh, tim Porprov Sumenep baru, sebab pemain kita kalah menguasai,” imbuh Rahmad.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Sebab, saat kompetisi nanti yang dinilai adalah skor akhir bagaimanapun permainannya.

“Ini PR buat saya, satu minggu ini bagaimana kepercayaan anak – anak ini tumbuh,” tukasnya.

Sementara, Pelatih tim Porprov Sumenep, Khusnul Yuli Kurniawan mengaku bangga kepada anak asuhnya. Dia menilai timnya bermain tampil bagus meski kalah skor.

“Tadi di menit – menit akhir babak kedua mulai menemukan ritme permainan dari babak pertama, tadi memang miss eror di babak pertama, biasalah ini kan baru pertama uji coba resmi,” kata dia.

Tetapi, bagi Khusnul, progres tim besutannya cukup luar biasa. Sebab, dibandingkan tim Pamekasan, persiapannya jauh lebih lama dibandingkan timnya.

Khusnul mengaku masih akan melakukan satu kali uji coba lagi dengan tim di luar Madura. Tetapi bagi dia, pertandingan yang berlangsung tadi menjadi pandangan atas kekuatan pemain yang di asuhnya.

“Tetapi paling tidak saya tahu kekuatan tim saya sendiri, pemain diposisi ini saya tau, sehingga tinggal diperbaiki mainnya. Jadi cuma pemantapan aja di uji coba berikutnya,” katanya.

Bila di lihat dari pertandingan, menurut dia seharusnya tim tuan rumah enak semua bermainnya. Sebab dari segi persiapan tim dirinya hanya kurang lebih 1 bulan.

“Bayangkan, 4 peluang kita punya, tapi hanya satu gol. Tapi golnya melalui proses yang bagus. Tidak asal aja,” tambah Khusnul.

Ditanya soal kesiapan pertandingan menjelang kompetensi, tim dirinya sudah mengaku siap menjalani pertandingan Porprov Jatim yang bakal digelar mulai 1 Maret mendatang.”Intinya, tinggal pemantapan aja,” pungkasnya. (rif/hoki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here