umroh 12 hari

Langkah Tepat Kemenag Sumenep Turun ke Pulau Cairkan Bos Madrasah di Masalembu

Terobosan ini pun merupakan pertama kali dilakukan Kemenag Sumenep tentang pencairan dana BOS madrasah di Kepulauan.

Langkah Tepat Kemenag Sumenep Turun ke Pulau Cairkan Bos Madrasah di Masalembu
FOTO: Kasi Pendma Kemenag Sumenep, H.Muhammad Shadik

SUMENEP, Limadetik.com – Jelimetnya sistem dan persyaratan untuk pencairan dana BOS MTs. MA di Bank Mandiri Sumenep khususnya bagi pengelola Mardasah yang ada di Kepulauan membuat Kemenag Sumenep mengambil langkah tepat dan cepat dengan cara turun langsung ke kepulau Masalembu bersama tim KSKK Kemenag RI dan tim Bank Mandiri.

Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan Kemenag Sumenep, Jawa Timur untuk segera mengambil langkah cepat dan tepat dalam melayani madrasah-madrasah yang berada di kepulauan terjauh yang memang mengalami sejumlah kendala.

umroh 9 hari

Terobosan ini pun merupakan pertama kali dilakukan Kemenag Sumenep tentang pencairan dana BOS madrasah di Kepulauan. Dimana sebelumnya tidak ada kesulitan bagi madrasah saat mencairkan BOS di bank selain Bank Mandiri.

“Ini pertama kali kami Kemenag Sumenep melakukan pencairan BOS untuk madrasah di Kepualuan, dan kebetulan di Kecamatan/Pulau Masalembu. Ada tiga pulau di Kecamatan Masalembu yang harus kami layani, pulau Kramian, Masakambing dan Pulau Masalembu sendiri” kata Kasi Pendma H.Mohammad Shadeq, Senin (23/5/2022).

Lebih lanjut Kasi Pendma Kemenag Sumenep menjelaskan, pencairan BOS kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana pencairan pada tahun sebelumnya masih di Kemenag Sumenep, sedang saat ini sudah diambil alih oleh Pusat.

Baca Juga :  Senyum Orang Tua, Obat Kesuksesanku

“Kalau dulu kita pencairan BOS itu ada di satu Bank. Karena ketika itu masih Kemenag Sumenep yang punya anggaran, sedang saat ini semuanya sudah diambil alih oleh Kementerian Agama RI (pusat). Termasuk penentuan Bank nya” ungkapnya.

Mantan Pengawas Madrasah itu menambahkan, terkait data dan sebagainya, saat ini semuanya dilakukan secara online dan sudah terpusat ke Kementerian Agama RI, Kemenag Sumenep sendiri hanya mambantu memfasilitasi, ketika madrasah up data lembaga atau data siswa.

“Data untuk saat ini tidak lagi bisa dibohobgi, sebab semuanya berbasis data, siswa atau murid di Madrasah wajib melampirkan Kartu Keluarga (KK) bahkan juga akte kelahiran. Dan data ini nanti yang menjadi acuan siswa yang berhak menerima BOS” demikian Kasi Pendma Kemenag Sumenep itu menguraikan.

Tinggalkan Balasan