Lepas Dari Jeratan KPK, Warga Desa Mapper Pamekasan Sambut Haru Kadesnya

Kades Mappar Pamekasan, Muhammad Ridwan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melepas dan Membebaskan Kades Mapper Kecamatan Proppo Pamekasan Muhammad Ridwan yang pada hari rabu (2/8/2017) ikut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Pelepasan Muhammad Ridwan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jatim pada hari rabu kemarin berdasarkan tidak adanya bukti yang kuat untuk bisa menyeret dan menjerat Kades Mapper kecamatan Peroppo tersebut. Seperti keterangan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Barung Mangera.sebagaimana yang diberitakan kompas.

“Pelepasan Ridwan sudah berdasarkan rangkaian prosudur pemeriksaan yang telah di lakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jawa Timur ” ungkap mangera.Jumat,(3/8/2017).

Kedatangan Ridwan di rumahnya, Kamis (3/8/2017) malam disambut haru sanak famili dan ratusan tetangga. Bahkan ada kerabat yang menangis histeris dari rasa senang nya tutur seorang warga desa mappar.

Syaifuddin, kerabat Ridwan mengatakan, sejak ditangkap keluarga sangat was-was karena komunikasi dengan Ridwan terputus. Keluarga pun tidak bisa menemui langsung setelah dibawa dari kantor Polres Pamekasan menuju Polda Jawa Timur oleh rombongan KPK.

Satu-satunya informasi hanya melalui media massa. “Alhamdulillah

ternyata Kades Mapper tidak terjerat KPK sehingga lepas dan disambut haru dan tangisan warga,” ujar Syaifuddin.

Syaifuddin menambahkan, ketika informasi penangkapan Kades Mapper menyebar, pihak keluarga sempat bertanya-tanya. Bahkan banyak yang memiliki keyakinan, Ridwan tidak terlibat dan tidak tahu menahu soal suap tersebut.

“Kami yakin bahwa Ridwan tidak terlibat. Alhamdulillahkeyakinan kami benar, sehingga KPK melepaskannya,” ungkap Ridwan.

Ridwan diamankan KPK bersama lima orang lainnya yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap kasus Dana Desa (DD).

Kelimanya yakni Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudy Indra Prasetya, Kepala Inspektorat Pemkab Pamekasan Sutjipto Utomo, Kepala Bagian Administrasi Inspektorat Pamekasan Noer Sholehoddin dan Agus Mulyadi.

Dalam OTT ini, KPK mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 250 juta yang dibungkus kantong plastik berwarna hitam. (Yd)

LEAVE A REPLY