Daerah

Lonjakan Mobilitas Ramadan, Disperkimhub Sumenep Perketat Pengaturan Lalu Lintas

Lonjakan Mobilitas Ramadan, Disperkimhub Sumenep Perketat Pengaturan Lalu Lintas

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Memasuki bulan suci Ramadan, mobilitas masyarakat di Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan signifikan, terutama pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep memperkuat pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan.

Mengantisipasi hal ini, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Disperkimhub menurunkan sejumlah personel ke lapangan guna mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi saat jam pulang kerja bersamaan dengan aktivitas masyarakat berburu takjil.

Plt. Kepala Disperkimhub Sumenep, Drs. Ach. Dzulkarnain, melalui Kepala Bidang LLAJ M. Tayyib mengatakan, pola kemacetan selama Ramadan sebenarnya sudah dapat dipetakan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap Ramadan hampir selalu terjadi peningkatan arus kendaraan, terutama pada sore hari saat masyarakat pulang kerja bersamaan dengan aktivitas mencari takjil. Polanya relatif sama dari tahun ke tahun,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik seperti kawasan pusat kuliner dan lokasi penjualan takjil menjadi faktor utama yang memicu perlambatan arus lalu lintas.

Karena itu, Disperkimhub telah menempatkan petugas di sejumlah titik strategis yang kerap menjadi pusat keramaian untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memastikan lalu lintas tetap lancar.

“Memang terjadi peningkatan kepadatan di beberapa lokasi, khususnya di sekitar pusat penjualan takjil. Namun petugas kami sudah disiagakan di titik-titik tersebut untuk membantu mengatur lalu lintas,” jelasnya.

Selain menyiagakan personel di lapangan, Disperkimhub juga memperkuat koordinasi lintas sektor bersama aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, hingga pihak kecamatan guna memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal selama Ramadan.

Salah satu perhatian utama adalah penertiban parkir kendaraan yang menggunakan badan jalan, karena dinilai menjadi salah satu penyebab utama kemacetan.

“Kendaraan yang parkir di badan jalan sangat berpotensi menimbulkan kemacetan karena mempersempit ruang gerak kendaraan lain. Ini yang terus kami tertibkan,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi aturan berkendara, memperhatikan rambu-rambu, serta melengkapi dokumen kendaraan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami berharap pengguna jalan tetap tertib berlalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Exit mobile version