Masyarakat Kepulauan Sumenep Mengalami Proses Pengasingan

SUMENEP, Limadetik.com – Persoalan yang dialami masyarakat kepulauan Sumenep, Jawa Timur sulit ditangani pemerintah. Khususnya dalam persoalan pelayanan publik.

Baca: Ombudsman RI Soroti Pelayanan Publik di Kepulauan Sumenep

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath mengungkapkan, pelayanan publik akan baik apabila pemerintah menjalankan program dengan baik dan bisa dimengerti oleh warga dengan benar. Sehingga warga bisa mengukur capaian pelayanan publik yang dilakukan pemerintah.

“Masyarakat kepulauan Sumenep mengalami proses pengasingan dengan waktu yang cukup panjang,” kata wakil rakyat asal Pulau Masalembu, Jum’at (14/9/2018).

Sebab, pelayan publik yang secara spesifik meliputi pelayanan kependudukan, kesehatan, dan pelayanan sektor transportasi selama ini jauh dari standar kelayakan.

Kebutuhan yang paling mendesak, sambung pria yang karib disapa Darul, disektor alat transportasi. Karena dirinya terus menekan angka kematian ibu hamil asal kepulauan setiap tahun turun.
Jadi alat transportasi dengan kesehatan ini tidak bisa dipisahkan. Saat pasien harus dirujuk ke rumah sakit yang berada di daratan, tidak bisa dilakukan tanpa adanya transportasi. Apalagi dari Pulau Masalembu ke Pelabuhan Kalianget membutuhkan waktu 14 jam.

“Kami sebagai legislator melakukan politik anggaran. Agar anggaran pemerintah tidak menumpuk di daratan saja,” tukasnya.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here