https://limadetik.com/

Menikmati Soto Babat dan Rujak Cingur Saba, Langganan Mahasiswi hingga Pejabat Sumenep

  • Bagikan
IMG 20191213 WA0040
Soto Saba milik Bu Dewi (foto: Nikam Hokiyanto)

Soto babat dan rujak cingur sebagai salah satu kuliner nusantara yang akrab di telinga masyarakat. Bahkan, soto babat dan rujak cingur yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini menjadi langganan mahasiswa hingga para pejabat pemerintah. Seperti apa rasanya?

Nikam Hokiyanto, Sumenep, Limadetik.com

https://limadetik.com/

Warung Saba. Saba artinya sawah (Madura, Red). Bu Dewi (37) tidak muluk-muluk memberi nama tempat usahanya. Dia memberi nama warung Saba sesuai dengan tempatnya yang nyaman. Tepat di pinggir sawah yang cukup luas.

Para pelanggan yang datang ke warung yang ada di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep tidak hanya sebatas karena kulinernya yang maknyus. Lebih dari itu, tempatnya yang sejuk, hijau dan alami menjadi pilihan yang tepat untuk makan siang.

Sebab, ketika musim kemarau, di sawah depan warung dengan menu soto babat, rujak cingur, soto ayam, dan rujak penthol, ditanami tembakau. Sedangkan pada saat musim penghujan, dihijaukan dengan tanaman padi. Tak heran ketika warung sederhana itu menjadi pilihan untuk makan siang tidak hanya pejabat dan mahasiswa, tapi juga kalangan wartawan menikmati makan siang usai memburu informasi.

“Yang ramai biasanya siang mas. Saat jam istirahat kantor,” kata Dewi kepada¬†limadetik.com, Jum’at (13/12/2019).

Lalu berapa harganya? Soal harga tentu mengejutkan. Bagaimana tidak. Rujak cingur yang enak hanya Rp 6.000 per porsi. Sedangkan, soto babat dan soto ayam hanya Rp 10.000 per porsi.

“Harganya segitu mas. Semoga nggak kemahalan,” ujarnya merendah.

Untuk menuju warung Saba, masyarakat tidak perlu repot. Tidak perlu pakai geogle maps. Bagi yang dari arah Kota Sumenep, ikuti jalan ke Pasar Anom Baru. Ketika tiba di perempatan selatan pasar tradional terbesar di Kota Keris, ambil arah selatan. 250 meter ada jalan ke timur. Terus ikuti jalan pelosok hingga sekitar 500 meter ada warung kecil di depan rumah tepat di pinggir jalan. Di situlah warung Saba.

Tapi untuk menikmati rujak cingur dan soto babat, jangan terlalu pagi. Karena baru buka dari Pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Perlu diketahui, rujak cingur Saba terdiri dari kacang, bibir sapi (cingur), petis Madura, ketela rebus, dan juga keripik singkong. Sedangkan soto babat, menggunakan rempah-rempah pada umumnya, ditambah babat (lambung) sapi dan sedikit kacang tanah.(*)

Editor: YD

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan