https://limadetik.com/

Merasa Tidak Difungsikan, Salah Satu Anggota BPD Karang Gayam Memundurkan Diri

Merasa Tidak Difungsikan, Salah Satu Anggota BPD Karang Gayam Memundurkan Diri
FOTO: Ilustrasi

SAMPANG, Limadetik.com – Salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), resmi menyatakan sikap memundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota BPD di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Sebagi anggota BPD yang juga memiliki tanggung jawab serta berperan melaksanakan fungsi Pemerintah Desa Karang Gayam, termasuk rancangan peraturan Desa dan menyampaikan aspirasi masyarakat merupakan tanggung jawab penuh yang harus dijalankan.

limadetik branding

Tapi tidak dengan salah satu anggota BPD yang ada di Karang Gayam tersebut. Selama dirinya dilantik sebagai BPD di Desanya, tidak pernah merasa dilibatkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan Desanya.

Bahkan dirinya dengan tegas menyatakan tidak pernah merasakan haknya sebagai BPD. Dijelaskan selama berada diposisi sebagai anggota BPD, dirinya merasa tidak difungsikan, apalagi menerima tunjangan sebagai mana layaknya hak PBP pada umumnya.

Baca Juga :  Sambutan Bupati Sampang di Harlah PWI Ke 76: Cintai dan Sayangi, Selebihnya Akan Ada Rasa Memiliki

“Saya resmi memundurkan diri Mas.! Karena saya merasa, selama dilantik sebagai anggota BPD tidak pernah difungsikan, bahkan saya tidak pernah menerima honor,” ujar anggota BPD tersebut, yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Menurutnya, BPD yang ada di Pulau ini hanyalah lembaga yang dijadikan sebagai formalitas, lain dengan BPD yang ada di Jawa. Dimana setiap perencanaan pembangunan di Desa, harus didiskusikan atau dikomunikasikan dengan BPD. Merasa tidak dilibatkan dalam hal itu. Pada tanggal 10 Januari 2022, Fendi (Nama samaran. Red) menemui Pj Kepala Desa Karang Gayam, untuk memberitahukan sekaligus membawa surat pernyataan atas pemunduran dirinya sebagai BPD Karang Gayam.

“Kalau disini BPD hanyalah formalitas Mas, tapi kalau di Jawa setiap perencanaan Desa tetap melalui diskusi dengan BPD, dan disini saya tidak merasakan hal itu, jadi pada tanggal 10 Januari kemarin, saya menemui Pj Kades Karang Gayam, sekaligus memberi surat pernyataan, bahwa saya benar-benar mau memundurkan diri dari BPD,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Beri Bonus Atlet Berprestasi

Sementara Musa’i selaku Pj Kepala Desa Karang Gayam membenarkan terkait salah satu anggota BPD yang memundurkan diri dari jabatannya. Dengan alasan yang di sampaikan kepada Pj tersebut, karena ketidak sanggupannya menjabat sebagai BPD di Desa Karang Gayam.

“Ia mas, memang benar salah satu anggota BPD sudah memundurkan diri karena tidak sanggup menjabat sebagai BPD, bahkan lengkap dengan foto dan tanda tangannya termasuk membawa surat pernyatataan,” ucap Musa’i saat dikonfirmasi melalui Telpn Selulernya, Minggu, (20/2/2022).

Dengan adanya surat pernyataan pemunduran diri dari BPD tersebut, Suma’i tidak semerta merta menerimanya, apalagi langsung melakukan evaluasi. Pihaknya akan melakukan koordinasi kepada pihak terkait masalah mundurnya salah satu anggota BPD tersebut.

Baca Juga :  Pindah Tugas ke Kejati Aceh, Ini Kesan Kajari Djamaluddin Selama di Sumenep

“Tapi meskipun sudah menyatakan mundur dari jabatan sebagai BPD, saya tidak langsung menerimanya, saya akan menanyakan aturannya kepihak terkait, dan secepatnya akan mengumpulkan semua BPD yang ada di Desa Karang Gayam,” lanjutnya.

Saat disinggung alasan berhentinya BPD tersebut karena merasa tidak difungsikan. PJ tersebut mengatakan tidak tau masalah itu, karena saat anggota BPD tersebut menemuinya, alasannya cuma mau bekerja di Kalimantan,

“Saat menemui saya, bilangnya mau bekerja di Kalimantan Mas,! Jadi masalah dia mengatakan merasa tidak difungsikan sebagai anggota BPD, itu bukan wewenang saya, bagi saya yang lalu biarlah berlalu, saya tidak pernah menggubris apapun yang datang dari luar, saya hanya fokus pada jabatan saya selaku Pj Kepala Desa Karang Gayam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan