Politik

MH Said Abdullah Tegaskan Disiplin Tanpa Kompromi, PDIP Jatim Siap Tancap Gas Perkuat Ideologi dan Kaderisasi di Sumenep

MH Said Abdullah Tegaskan Disiplin Tanpa Kompromi, PDIP Jatim Siap Tancap Gas Perkuat Ideologi dan Kaderisasi di Sumenep
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, MH Said Abdullah saat memberikan semangat pada peserta Musancab PDIP se-Kabupaten Sumenep

MH Said Abdullah Tegaskan Disiplin Tanpa Kompromi, PDIP Jatim Siap Tancap Gas Perkuat Ideologi dan Kaderisasi di Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan komitmen kuat partainya dalam menjaga konsistensi organisasi dan ideologi saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep tahun 2026.

Hal itu ia sampaikan di hadapan para pengurus DPAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Sumenep dan diikuti ribuan pengurus serta kader dari berbagai tingkatan.

Dalam sambutannya, Said Abdullah menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang konsisten melakukan penyegaran organisasi secara berkala, termasuk dalam penguatan struktur dan pengelolaan anggaran.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan serta soliditas partai di tengah dinamika politik nasional.

“Penyegaran organisasi adalah keniscayaan. Tanpa itu, partai tidak akan mampu bertahan dan berkembang,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Ia juga menepis anggapan bahwa partai politik kerap kekurangan kader. Menurut Said, PDI Perjuangan justru memiliki stok kader yang terus terjaga berkat rutinitas turun langsung ke bawah setiap triwulan.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan, loyalitas, serta kesinambungan kepemimpinan di semua level struktur partai.

Lebih jauh, Said mengingatkan bahwa kekuatan utama PDI Perjuangan tidak terletak pada simbol atau atribut semata, melainkan pada keteguhan dalam menjaga ideologi partai.

“PDI Perjuangan bukan hanya soal gagah dalam balutan seragam merah. Lebih dari itu, kita adalah partai yang menjaga ideologi dengan kuat,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh kader agar mematuhi aturan partai. Ia menegaskan, tidak ada ruang toleransi bagi pelanggaran disiplin, dengan sanksi tegas hingga pemecatan bagi kader yang tidak patuh.

Selain konsolidasi internal, Said turut menyoroti program sosial partai menjelang Iduladha. Ia menyampaikan bahwa PDI Perjuangan Jawa Timur pada tahun 2026 ini akan menyalurkan sebanyak 360 ekor sapi kurban kepada masyarakat, dengan Kabupaten Sumenep mendapatkan alokasi signifikan sebanyak 152 ekor sapi.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, sekaligus upaya memperkuat hubungan emosional dengan akar rumput.

Tidak hanya itu, Said juga memastikan bahwa hanya PDI Perjuangan yang lebih banyak hadir di tengah masyarakat saat bulan suci ramadhan menyalurkan bantuan per-dapil untuk masyarakat di bawah.

Di akhir sambutannya, Said mengajak seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk aktif melakukan registrasi dan pendataan partai secara tertib dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam membesarkan partai, termasuk dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus merangkul semua kalangan, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun pesantren. Dengan kebersamaan, partai ini akan semakin kuat,” pungkasnya.

Exit mobile version