SAMPANG, limadetik.com — Terkait adanya temuan oleh warga Sampang yang diduga hendak membuang sampah B3 oleh karyawan Klinik Qonaah beberapa waktu lalu beralibi bahwa kejadian tersebut hanya ulah oknum.

Pihak klinik melalui salah satu dokter yang ada saat dikonfirmasi oleh salah satu awak media memberikan keterangan bahwa pembuangan itu hanya ulah salah satu Oknum.

“Pembuangan limbah medis B3 di Desa Pekalongan itu bukan atas perintahnya kami melainkan itu hanya ulah oknum” kata dr.R. Hendri Ariyanto.

Sementara itu Fatah salah satu aktiivis di Kabupaten Sampang menepis alibi pihak Klinik karena menurutnya tidak mungkin ada orang bodoh yang membawa penyakit untuk dibakar di halaman rumahnya sendiri.

“Hal ini sangat lucu juga, masa ada orang sebodoh itu mau membawa penyakit (limbah B3) ke rumahnya dan dikelola ataupun dibakar tanpa ada perintah atau iming-iming dari atasannya”.katanya, Senin (24/6/2019).

Sebelumnya awak media juga menghubungi orang tua Satpam Klinik yang saat itu membuang limbah medis B3 tersebut di tempat atau lokasi pembakaran yang merupakan lahannya sendiri di desa pekalongan menjelaskan, bahwa memang sudah beberapa kali membakar dan mengubur limbah medis di rumahnya tapi itu karena anaknya dibayar.

“Pada intinya anak saya itu dibayar mas, untuk membawa limbah medis B3 itu ke sini (ke lokasi miliknya, red) untuk dibakar, dan ini juga ada  temannya yang sama-sama kerja di klinik biasanya ikut bersama anak saya” ulas bapak si Satpam tersebut. (zmn/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here