Anggota DPRD Sumenep M. Ramzi. (junaidi)

SUMENEP, limadetik.com – Anggota DPRD Sumenep, Jawa Timur, M. Ramzi meminta pelaksaan tender pembangunan sport center dilakukan secara profesional.

“Pelaksanaan lelang harus benar-benar profesional. Kami tidak ingin proses lelang ini sampai ada istilah main mata yang menyebabkan prosesnya mandek” kata Ramzi, Selasa (30/7/2019).

Pasalnya, diyakini proses lelang akan berpengaruh pada pelaksanaan kegiatan fisik. Sebab, apabila pemenang tender tidak profesional, maka pembangunannya terancam amburadul.

“Maka dari itu, kami tekankan harus profesional,” imbuhnya.

Sementara, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Moh Iksan mengatakan, rencana pembangunan sport center akan segera terwujud. Sebab Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah menyetujui dana pembangunan tersebut.

“Tahun 2019 ini, Kemenpora menyetujui Rp 20 miliar untuk pembangunan sport center itu. Untuk tahun ini kami mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 20 miliar untuk memulai pembangunan sport center ini,” ujarnya.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan struktur luar, yakni pagar termasuk tribun. “Nanti akan ada lagi anggaran di tahun berikutnya sebesar Rp 50 miliar, kalau jadi,” ucap Iksan.

Untuk tahun ini, kata dia kemungkinan pelaksanaan sudah dimulai setelah proses tender selesai. Rencananya, tender juga akan dilaksanakan di Sumenep. (hoki/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here