PAMEKASAN, Limadetik.comBupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak Yatim dalam rangka memperingati bulan Muharram 1441 Hijriyah di halaman Masjid Agung Asy-syuhada, Selasa (10/9/19) siang.

Penyerahan santunan kepada 1480 anak Yatim itu ditandai dengan penyerahan simbolis kepada 10 anak yatim oleh Bupati Baddrut, Wabup Raja’e, Sekretaris Daerah Kabupaten, Wakil ketua pimpinan sementara DPRD Pamekasan serta sejumlah tokoh kiai dan ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Yasin.

Kepedulian terhadap anak yatim itu berkat kerja sama Yayasan Masjid Agung Asy-syuhada dengan Baznas, PWRI Pamekasan dan lembaga yang mendukung acara tersebut.

“Hari ini, yayasan Takmir Masjid Agung Asy-syuhada memberikan contoh kepada kita semua untuk peduli kepada anak yatim, peduli kepada orang tidak mampu,” kata Bupati Baddrut saat memberi sambutan di hadapan ribuan anak Yatim.

Tentu, keseluruhan itu lanjut mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, disamping menjadi keteladanan juga bisa di terima oleh Allah Subhanahuu wata’alaa menjadi amal soleh.

Bupati Baddrut mengatakan, kepedulian sosial ini penting diciptakan untuk membangun tatanan sosial yang lebih baik.

“Kepedulian, empati, dan membangun struktur tatanan sosial yang lebih beradab penting diciptakan oleh setiap kita pemimpin di masing-masing level,” katanya.

Baddrut mengatakan, pemerintah Kabupaten Pamekasan merasa terinspirasi dengan adanya kegiatan santunan kepada para anak Yatim, kaum du’afa dan kaum miskin lainnya.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Pamekasan ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya, Jazakumullaahu Ahsanul Jazaa, kepada para dermawan yang telah menyumbangkan hartanya untuk suksesnya acara ini, kepada seluruh panitia, khususnya ketua dan seluruh jajaran takmir masjid yayasan Asy-syuhada, terima kasih, acara ini menginspirasi Kabupaten Pamekasan untk terus semakin peduli kepada anak yatim, kaum mustad afin, kepada kaum miskin yang lain untuk didorong semakin makmur sejahtera dan berkeadilan,” tandasnya. (Arf/yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here