BONDOWOSO, limadetik.com — Rencana pengerahan massa atau people power untuk membela Bupati Salwa Arifin dari interpelasi yang santer dibicarakan mendapat tanggapan dari Bupati itu sendiri.

Menurut Bupati rencana people power untuk membelanya dari interpelasi tak akan terjadi di Bondowoso. Karena dirinya megkhawatirkan akan ada tindakan-tindakan di luar dugaan yang justru akan memakan korban.

Ini dikatakan Bupati usai membuka Rapimcab PPP di Hotel Palm Bondowoso, Minggu (10/11/2019).

Menurutnya gerakan people power kurang baik dan tidak mesti terjadi.

“Kalau ada poeple power kan kasihan masyarakat, dan di khawatirkan ada tindakan-tindakan di luar dugaan, malah terjadi korban. Jadi saya kurang menghendaki adanya people power ini” jelas Bupati saat ditanya wartawan.

Jadi, pihaknya berharap interpelasi tak terjadi. Namun, ditanya perihal persiapan, pihaknya sendiri saat ini tengah mempelajari secara hukum, dan penyebab terjadinya initerpelasi, namun tetap berharap interpelasi tak terjadi.

“Untuk persiapan mungkin hanya teman-teman persiapan dulu apa yang dipertanyakan. Secara hukum bagaimana, teman-teman mempelajari apa yang penyebab sehingga ada interpelasi” lanjut Bupati.

Sementara Ketua DPC PPP Bondowoso Buchori Mun’im, juga menyatakan tak setuju dengan adanya rencana people power itu.

“Interpelasi ini masih dalam proses, yang bisa saja terjadi atau tidak, jadi saya kurang setuju dengan people power itu, dari fraksi PPP sendiri menghadapi interpelasi ini biasa-biasa saja, yang menjadi luar biasa karena tidak pernah terjadi di Bondowoso” jelasnya pada media.

Disinggung kejadian ini berdampak tergesernya Bupati, dirinya menerangkan bahwa hal itu jauh, dan tidak akan kesana.

“Kita akan berkomunikasi, dengan PKB, PDIP, dan Golkar, jadi ini wajar mereka berasumsi begitu” katanya lebih lanjut.

Akibat carut marutnya pelaksanaan mutasi ASN beberapa waktu lalu sedikitnya 15 anggota DPRD Bondowoso dari fraksi PKB, Golkar, dan PDIP, mengajukan interpelasi.

Pengajuan usul interpelasi yang dinilai telah memenuhi syarat itu kemudian ditindak lanjuti oleh Tim Badan Musyawarah (BAMUS) DPRD Bondowoso yang menggelar rapat Bamus untuk menetapkan jadwal yang telah disepakati rapat paripurna intern interpelasi akan dilaksanakan pada 8 November 2019. Melalui paripurna intern interpelasi ini para pengusul memaparkan materi usulan. (budhi/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here