Dua kubu yang berseteru saat dimediasi di Mapolsek Pragaan, Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com — Dua kubu pendukung Pilkades serentak 2019 di Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kembali memanas pasca pilkases serentak yang berlansung Kamis 7 November 2019 kemari.

Perseteruan itu diduga adanya saling blokade jalan antara dua kubu pendukung cakades kalah dan cakades yang menang, hal inilah yang mengakibatkan terjadi gerakan massa antara kedua kubu pada hari Sabtu (9/11/2019) kemarin siang sekira pukul 12.00 Wib.

Kapolsek Prenduan IPTU A. Supriyadi mengatakan, bahwa sumber masalahnya akibat adanya penutupan akses jalan, yang diduga ada kaitannya dengan Pilkades Desa Pragaan daya.

“Berawal karena akses jalan menuju rumah Hasan, Dusun Batujaran Desa Pragaan Daya, ditutup oleh Badrus (kubu 02), dengan alasan tanah tersebut merupakan miliknya.” ujar Kapolsek Pragaan, Minggu (10/11/2019).

Menurut Kapolsek, pihak yang lainnya dari kubu 01 merasa tidak terima lalu kemudian jalan desa di Dusun Rembang, Desa Pragaan daya, ditutup oleh, alasannya dari pihak 01 sebagai balasan.

“Melihat dari permasalahan ini lalu kami bersama anggota polsek dan anggota Koramil mendatangi lokasi kejadian. Lalu kami dilakukan pengumpulan kedua kubu di masing-masing pihak dan dibawa ke Mapolsek setempat untuk dilakukan musyawarah” terangnya.

Kemudian lanjut Supriyadi, pada pukul 14.30-15.00 Wib di lakukan mediasi bertempat di Kapolsek Prenduan. Kedua belah pihak sama-sama datang, dari pihak kubu 02 yang hadir yakni Badrus dan Nizar. Sedangkan dari pihak kubu 01 yakni Hasan dan Mahfud yang hadir.” paparnya.

Selain itu, Kapolsek juga menambhakan dari hasil mediasi, kedu belah pihak ada kesepakatan, pihak Badrus ingin membuka jalanya tapi minta waktu 1 atau 2 hari. Selanjutnya pihak Hasan menerima dan menghargai pendapat Badrus. Selain itu, kedua pihak sepakat untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu suasana Kamtibmas di desa dan merugikan masyarakat setempat.

“Alahmdulillah dari kedua pihak (01 dan 02, red) sepakat sama-sama meminta maaf dan saling memaafkan, dan keduanya bersedia untuk mengajak simpatisan untuk pulang ke rumah masing-masing dan hidup dengan rukun dan damai” tutupnya. (yd/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here