SUMENEP, limadetik.com – Ratusan Ikatan Alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (IKASUKA) yang berasal dari berbagai angkatan, berkumpul di Pendopo Keraton Sumenep, Jawa Timur, Rabu sore (9/10/2019).

Acara dikemas tampak seperti saat ada di kampus putih dulu. Mereka tua muda bernostalgia, bercerita dan bahkan tertawa Haha,, Hihi,, sesuai eranya masing-masing dikala itu.

Panitia sengaja mengemas acara seperti itu untuk membawa para alumni  serasa ditarik kembali ke masa lalu, saat merasakan masa mudanya di Kampus Putih Sukijo.

Sambil lalu menunggu kedatangan Gus Muwafiq, diisi acara yang sangat menghibur, hingga mereka bersama sama bisa tertawa Haha.. Hihi…secara lepas.

Hendra Cipta dan K Faizi, alumni UIN Jogja (dulu IAIN) yang dikenal sebagai penyair membacakan Puisi dengan dipandu oleh Abrari Al sael. Hal itu menambah ‘kekentalan’ dan terasa ada di Jogja.

Ketua IKASUKA Sumenep, Fathol Khaliq mengatakan, bahwa harus ada moment besar yang dilakukan agar alumni bisa berkumpul semuanya. Salah satunya adalah dengan mendatangkan Gus Muwafiq, Da’i Kondang sesama alumni.

“Dan diambilnya tema Ikasuka Haha..Hihi….Madura Damai & Indonesia Bangga. Karena ketika kita berkumpul pasti ada hal konyol yang jadi topik pembicaraan. Apalagi Gus Muwafiq yang menyampaikan, pastilah kita secara spontan langsung diajak tertawa bersama,” katanya.

Pas Gus Muwafiq tiba di lokasi, bertepatan juga dengan K Faizi sedang membacakan puisi dengan petikan puisinya “Saat malam tiba, Gus Muwafiq datang.” Spontan, lalu tertawa bersama-sama.

Gus Muwafiq bercerita, bahwa semasa kuliah di IAIN Sunan Kalijaga banyak teman dari Madura. Dia bilang orang Madura itu ramah, sopan, lucu dan juga ada yang sangar.

“Masa iya, saya mau di celurit sama perempuan, sangar kan.. Haha..hihi..tapi intinya orang madura itu baik- baik,” ujarnya.(hoki/yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here