SUMENEP, limadetik.com – Peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, para tersangka yang berhasil diungkap aparat kepolisian tidak hanya dari kalangan dewasa saja.

Kali ini, Satreskoba Polres Sumenep mengungkap seorang siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dia diketahui berinisial MGH (15) ditangkap pada Minggu (22/12/2019) saat diduga hendak melakukan transaksi barang haram.

Anak di bawah umur yang merupakan warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Sumenep ditangkap saat berada di pinggir jalan depan Makam Pahlawan Sumenep.

Setelah ditangkap dan digeledah, polisi berhasil menemukan beberapa barang bukti (BB), berupa satu poket kantong plastik klip kecil yang berisi narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,37 gram. Sobekan plastik warna bening dan satu plastik klip kecil kosong sebagai bungkus sabu.

“Termasuk pula kami mengamankan BB satu buah bungkus rokok merk Surya Gudang Garam 12 sebagai tempat menyimpan sabu dan satu buah jaket merk Friends warna abu-abu sebagai tempat menyimpan sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (23/12/2019).

Mantan Kapolsek Sumenep Kota melanjutkan, terungkapnya masalah ini berawal pada saat petugas mendapat Informasi dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkotika jenis sabu di daerah Kota Sumenep.

Dari itu, petugas Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan penyelidikan. Kemudian mendapat informasi dan A1 bahwa terlapor telah melakukan transaksi sabu tepatnya di depan Makam Pahlwan Sumenep.

“Saat ini terlapor berikut barang buktinya diamankan ke Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 rentang narkotika,” tukasnya. (hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here