BANGKALAN, limadetik.com — Indikasi ujaran rasisme kepada organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dilakukan Agung Ali Fahmi wakil rektor III Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Berbuntut kecaman dan unjuk rasa dari para kader HMI. Dalam aksi unjuk rasa tersebut menyisakan sebagian kader HMI harus di bawa ke Puskesmas , karena mengalami luka dibagian kepala, patah tulang dan lebam di mata.

Pasalnya Dalam screenshots percakapan yang viral di media sosial,  Agung Ali Fahmi mengirim sebuah link berita dengan judul “Sejumlah Kader IMM dan Wapresma Usir PMII dan HMI dari Kampus Muhammadiyah”. Berikutnya ia menanggapi berita itu dengan tulisan. ‘Itu baru benar…👆… bahwa kampus UNMUH ya khusus Muhammadiyah… HMI itu gak punya induk, ibunya “Masyumi” sudah wafat… Yatim Piatu… mumpung masih bulan Muharam kalau ketemu anak HMI elus kepalanya,” tulisnya. Kemudian dia memberikan statement yang bertuliskan “Lho Kampus UTM itu NU…. singkatnya, Universitas Tidak Muhammadiyah…,”.

Baca: Tuntut Warek III UTM Mundur, Sebagian Massa HMI dapat Perlakuan Buruk Setelah Dihadang Oknum Mahasiswa

Eggi Sudjana saat dimintai tanggapan tentang indikasi Wakil Rektor III UTM yang menyampaikan ujaran rasisme terhadap HMI, HMI supaya memberikan sikap perlawan mengawal kasus tersebut.

“Ya lawan saja mereka itu” kata Eggi Sudjana kepada Limadetik.com, Selasa (17/09/19)

Diketahui Eggi Sudjana merupakan salah satu Alumni HMI dan juga mantan ketua umum HMI. (zmn/yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here