SAMPANG, limadetik.com — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sampang, Jawa Timur Assyari menanggapi pengaduan wali peserta didik atas penarikan sumbangan oleh pihak SMAN 01 Sampang beberapa hari lalu.

Assyari sangat menghargai dan mengapresiasi kedatangan wali peserta didik dalam usaha mempositifkan kualitas pendidikan, termasuk kualitas iklim pendidikan yang humanis dan iklim pendidikan yang kondusif.

Baca juga: Anggap Ada Modus Sekolah di Balik Surat Edaran Komite SMAN 1 Sampang, Wali Murid Datangi Cabdin Pendidikan Sampang

“Saya tidak tahu persisnya apa yang ada dan terjadi di sekolah karena saya tidak mengikuti rapatnya, tapi telinga saya sudah cukup banyak dan mata saya juga sudah cukup kalau cuma mendengar dan melihat apa yang terjadi” kata Assyari kepada wali peserta didik di Kantornya, Rabu (28/8/2019).

Assyari menjelaskan, pada prinsipnya apa yang terjadi di SMAN 1 Sampang, sejatinya sama dengan SMA/SMK di Jawa Timur.

“Andaikan itu sumbangan indikatornya dua pak, pertama murni muncul dari inisiatif masyarakat dan kedua tidak ada paksaan, termasuk  yang sangat terbuka bagi mereka yang tidak mau menyumbang” jelasnya.

Menurut Assyari, dirinya telah memerintahkan kepada Kepala Sekolah untuk tidak lagi mempedulikan apakah benar-benar itu sebuah keinginan untuk sumbangan dari orang tua siswa atau komite atau indikasi lainnya.

“Tadi siang Kepala Sekolah sudah saya perintahkan untuk menghentikan sumbangan yang konon katanya satu juta, dikasi opsi lima ratus ribu atau titik titik, itu saya perintahkan hentikan, walaupun orang tuanya memaksa untuk menyumbang” jelas Assyari.

Dalam keterangannya di depan wali peserta didik yang ada di hadapanya, Assyari mengaku juga telah memutuskan dan memerintahkan kepala sekolah SMAN 1 Sampang untuk tetap menghentikan meski Komite sekolah memaksa.

“Andaikan misal Komite sekolahpun memaksa untuk tetap, Kepala Sekolah harus men-stop, tidak perlu lagi ada sumbangan, tidak perlu lagi ada partisipasi, selesaikan” ucap Assyari dengan tegas.

Di samping itu juga Assyari telah memerintahkan kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Sampang untuk mengembalikan seluruh sumbangan yang telah di terima oleh Sekolah pasca pertemuan antara wali peserta didik dengan komite sekolah dan kepala sekolah.

“Kalau yang sudah nyumbang ya kembalikan saja, untuk apa,” pungkasnya di sambut dengan syukur.

Saat media ini mencoba menghubungi Mohammad Romli kepala sekolah SMAN 1 Sampang untuk di konfirmasi, namun tidak merespon dan saat dikirim pesan melalui whatsapp pun tidak membukanya meski dalam kondisi aktif dan online. (zmn/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here