Ilustrasi foto

SUMENEP, Limadetik.com – Saya menikah dengan seorang dara dari Dusun Sempong Barat Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Saya menetap di dusun ini sampai sekarang. Dan alhamdulillah sudah dikaruniai dua putri cantik. Kehadiran saya sebagai warga pendatang.

Ada dua aspek penemuan dari mayoritas warga yang usianya sudah lanjut. Ada beberapa masyarakat Dusun Sempong Barat yang uban di kepalanya tidak terlalu banyak, padahal usianya sekitar 65 tahun lebih. Bahkan ubannya hanya satu dua. Sedangkan giginya masih bisa mengunyah jagung bakar dengan baik. Bagi saya, ini merupakan surprise.

Saya mencoba menelusurinya sekitar dua bulan setelah berada di dusun ini. Sangat penasaran. Tentu ada tips yang bisa menjawab semuanya. Kebetulan uban saya sudah banyak dan gigi juga banyak tanggal.

Hanya dalam tempo sehari saya sudah memperoleh jawabannya. Ternyata mereka memakai resep tradisional. Resep yang menurut mereka sudah turun-temurun. Lantas kenapa anak mudanya banyak yang uban? Itu lantaran mereka maunya serba instan, jawab beberapa warga yang sempat saya wawancarai

Tips Mencegah Uban
Ambil satu buah asam yang sudah tua dan yang berbiji 2. Parutlah kelapa berukuran 3×3 cm. Buah asam dan parutan kelapa diremas-remas. Tuangkan air sebanyak 70 ml. Kemudian saringlah.

Petunjuk pemakaian, yaitu pertama-tama basahi rambut Anda dengan air. Kemudian keramaslah dengan campuran asam dan santan tadi. Setelah diusap dengan jari-jemari barulah dibilas dengan air.

Saya sudah mencobanya sendiri sampai sekarang. Alhamdulillah uban di kepala pertumbuhannya sedikit. Biasanya saya seminggu dua kali keramas menggunakan resep ini. Pernah juga mencoba satu minggu tidak keramas, ternyata ketombe masih belum muncul. Kalau saya memakai shampo, umumnya tiga hari sudah ada ketombe.

Tips Mencegah Gigi Keropos.
Ambillah 2 batu putih (Bhs. Madura: Katombung) yang bersih. Biasanya kalau di dusun saya batu putih ini dijadikan dinding rumah. Gosoklah batu putih ini dengan satunya berulangkali. Biasanya akan ada tepung. Nah, tepung batu putih ini digosokkan kegigi kita. Boleh pakai tangan atau sikat gigi

Hati-hati kalau pakai sikat gigi, menggosoknya jangan terlalu keras agar tidak berdarah. Awal pemakaian terasa tidak nyaman di mulut karena kita sudah terbiasa pakai pasta gigi dengan rasa manis dan segar. Tapi lama-kelamaan rasa tidak enak itu akan hilang dengan sendirinya.

Selamat mencoba. Bukankah berbagi itu indah. Insya Allah Anda akan merasakan manfaat tips tradisional ini. (Yant Kaiy/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here