SAMPANG, limadetik.com — Masih kekurangan stok kebutuhan ikan lele, menjadi berkah tersendiri bagi para pembudidaya ikan lele di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Salah satu peluang keberkahan tersebut dialami Rofii salah satu warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang Kota.

Menurut Rofii, awal usaha budidaya ikan lele nya berangkat dari hobi dan ketekunan di pekarangan rumah dengan dua kolam lele dengan jumlah bibit saat itu kurang lebih 5000. Alhamdulillah pasca panen beberapa waktu lalu, saat ini sudah bisa menambah lagi kolam ikan lele demi nangkap peluanga pasar yang lebih besar, mengingat kebutuhan ikan lele di Kabupaten Sampang masih kurang.

Salah satu Pembudidaya ikan lele, di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang Kota.

“Kunci keberhasilan budidaya lele dari ketekunan dan bergabung denagn paguyuban budiya ikan lele di Kabupaten Sampang, hal ini akan mempermudah kebutuhan informasi mulai dari kebutuhan bibit lele, pakan lele, hingga pemasokan ikan lele saat panen.”Jelas Rofii, Minggu (4/8/2019).

Pria berusia 46 tahun itu menjelaskan, peluang budidaya lele di Kabupaten Sampang masih bagus, bahkan saat ini kebutuhan lele masih banyak, beberapa temen nya di Paguyuban dalam satu hari membutuhkan 1 kwintal ikan lele, bahkan ada juga satu hari membutuhkan 1.5 kwintal, dengan harga perkilo ikan lele Rp.18.000 sampai Rp.19.000.

“Berkat ketekunan dan hobi budidaya lele ini, saya tahun 2019 ini mendapatkan bantuan dari pemerintah mulai dari kolam lele dan lain-lain, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kami. Adapun berdasarkan hasil panen sebelumnya, setiap kali panen kami mendapatkan penghasilan laba kurang lebih Rp. 1 juta rupiah. (Nor/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here