Berbaju merah Ketua ASKAB Sumenep Hairul Anwar saat menyerahkam tropi dan uang pembinaan kepada pemenang

SUMENEP, limadetik.com – Selama satu bulan lebih Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumenep, Jawa Timr menggelar kompetisi internal U-13.

Kompetisi dengan final yang digelar di Stadion A. Yani Sumenep, Selasa (14/1/2020), Trofic FC keluar sebagai juara. Tropic menjadi kampiun kompetisi edisi 2019-2020 itu usai mengalahkan sesama tim Kota Sumenep, WM 9 lewat adu pinalti.

Drama adu penalti terpaksa dilakoni kedua tim lantaran dalam 2 x 30 menit babak normal skor 0-0 tak berubah.

Sejatinya, permainan Tropic memang lebih dominan sejak peluit kick off dibunyikan. Anak asuh Moh. Sobari nyaris mengurung lini belakang WM 9 sepanjang laga.

Beberapa peluang emas juga sempat diciptakan Ghori Cs, namun tak satupun berhasil dikonversi menjadi gol. Bahkan, meski WM 9 bermain dengan 10 pemain usai Dhani dikartu merah di awal babak kedua, Tropic juga tak kunjung pecah telor.

Hingga gawang WM 9 yang dijaga Hudan tetap belum mampu dibobol hingga peluit panjang dibunyikan. Sebaliknya, gawang Tropic juga tetap suci. Sehingga skor akhir 0-0 tak berubah.

Dibabak pinalti, kedua tim menunjuk lima eksekutor terbaik. Namun hanya dua penendang WM 9 yang masuk, sementara empat penendang Tropic sukses menjebol gawang Hudan.

Penendang kedua ketiga WM 9 berhasil ditepis, lalu ekskutor keempat melebar dari gawang.

Karena empat penendang Tropic semuanya sukses, maka babak itupun tak menunggu penendang kelima. Sebab, skor 4-2 untuk sudah cukup untuk Tropic mengunci gelar juara.

Dengan kekalahan di final, WM 9 yang diasuh Agus Ravi harus puas dengan gelar runner up. Sementara Juara 3 diraih Bluto Putra usai menundukkan tim asal Kecamatan Dungkek, Tirta Rajawali dengan skor tipis 0-1.

“Kami ucapkan selamat kepada pemenang kompetisi U-13 ini. Juga kepada semua tim dan semua pemain, karena dengan ini kompetisi ini telah sukses digelar,” kata Ketua Askab PSSI Sumenep, Hairul Anwar.

Menurutnya, sepakbola tidak hanya bicara soal kalah dan menang, tapi juga tentang fair play dan sportifitas. Dan, kompetisi ini telah berjalan dengan sangat fair.

“Setelah ini kami akan menggelar kompetisi U-15. Mohon dukungan dari para pecinta sepak bola Sumenep,” imbuhnya.(hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here