SUMENEP, limadetik.com РMeskipun Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, telah melakukan eksekusi sengketa Asta Tinggi pada Kamis (18/7/2019) lalu, hingga kini Yayasan Penembahan Somala (YPS) belum bisa masuk untuk mengelola.

Padahal, pada saat eksekusi, Panetra PN Sumenep, Supriadi menyatakan dalam putusannya, bahwa Asta Tinggi yang merupakan asta Raja-raja Sumenep, ulama dan keturannya yang terletak di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Sumenep adalah aset YPS.

“Setelah dilakukan eksekusi oleh PN, secara yuridis Asta Tinggi telah sah milik atau aset YPS,” kata Ketua Yayasan YPS, Muhamad Amin saat ditemui Limadetik.com di kantornya, Kamis (25/7/2019).

Namun, pasca eksekusi, pihaknya belum bisa menempati Asta Tinggi. Sebab, masih ada pihak lain yang belum bisa menerima secara penuh putusan PN. Meskipun Amin mengakui, satu hari setelah eksekusi sempat barusaha mau masuk. Namun, ada pihak lain yang tidak menginginkan.

“Sempat mau masuk. Waktu itu dijaga aparat kepolisian. Tapi kami belum bisa masuk karena ada pihak yang lain menghalang-halangi,” terangnya.

Pihaknya ke depan tetap akan melakukan langkah-langkah untuk menguasai salah satu objek wisata riligi di Sumenep tersebut secara penuh. Dia menyebutkan, Kepala Jaga Asta Tinggi, untuk menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Karena memang kepala jaga asta harus mampu mengkoordinir.

“Tugas Kepala Asta Tinggi melakukan pembersihan dan menjaga keamanan untuk dipertanggung jawabkan,” tukasnya.

Diketahui, lahan dan pengelolaan Asta Tinggi yang sebelumnya dikelola oleh Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti) digugat oleh YPS. Selama 12 Tahun lamanya, Asta Tinggi dikelola oleh Yapasti. Namun, sejak putusan tersebut, ke depan objek wisata religi tersebut akan dikelola oleh YPS.

Selama ini, Asta Tinggi dikenal sebagai salah satu objek wisata yang ada di Kota Keris. Setiap hari asta Raja-raja Sumenep ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan, baik yang berasal dari Madura atau pun juga Jawa. (hoki/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here