KH.Muhammad Solahuddin A.Waris saat menyapa warga NU di Desa Tanjung Kiaok Sapeken di PP.Babussalam

Sabtu, 23 November 2019

SUMENEP, Limadetik.com — KH. Muhammad Shalahuddin A.Warits atau yang karib dipanggil Ra Mamak melakukan Safari Kepulauan. Dalam safarinya kali pertama kepulau/sapeken pengasuh PP. An-Nuqayah ini sempatkan diri menyapa warga Desa Tanjung Kiaok, khususnya warga Nahdliyin (NU) dengan rangka Maulid.

Dengan mengendarai pesawat komersial Susi Air, Kyai muda yang juga Ketua DPC PPP Sumenep tersebut tiba di Lapangan Terbang Pulau Pagerungan Besar sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Tempat yang dikunjungi pertama kali adalah Yayasan Amanatul Ummah, dengan agenda kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di tengah-tengah jama’ah pengajian yang dihadiri ratusan Muslimat NU dan tokoh agama setempat, Ra Mamak menyampaikan tausyiah tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Ketua RMI NU Sumenep tersebut melanjutkan perjalanan safarinya ke pulau berikutnya, yaitu pulau Sepanjang. Di pulau paling dekat dengan Bali ini, beliau berkunjung ke tiga pesantren besar, yaitu PP. Babussalam, PP. Darussalam, dan PP. Minhajussa’adah.

Saat Kyai Mamak bersama warga pagerungan

Disambut ratusan warga dan simpatisannya di Pelabuhan Pantai Same Desa Tanjung Kiaok, Pengasuh PP Annuqayah Lubangsa ini langsung diarak menuju PP. Babussalam untuk menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di pesantren yang diasuh Ust Wahyudi dan Ust. Abd Hayat ini, putera mendiang KH. A Warits Ilyas ini memberikan tausyiah yang dikemas dalam bentuk talk show dan dialog langsung dengan Jama’ah. Seperti halnya di Pagerungan Besar, Ra Mamak kembali menyampaikan tentang pentingnya peranan pesantren dalam membangun karakter bangsa.

“Hanya pesantren yang bisa menjawab tantangan kehidupan di era yang serba canggih ini” demikian M Yunus menirukan Ra Mamak saat ditanya tentang apa pesan penting yang ia sampaikan.

Ketua rombongan kunjungan salah satu bakal calon terkuat Bupati Sumenep tersebut juga menyampaikan, “Dengan begitu, Ra Mamak hendak menyampaikan, betapa kondisi kehidupan masyarakat millenial ini sudah sedemikian akutnya. Maka, kalau bukan pesantren, lalu dimana lagi kita akan menyandarkan harapan masa depan kita?” tegas Kyai muda karismatik ini.

Sementara itu, di sela-sela waktu istirahat usai acara Maulid, M Yunus sempat dibuat kalangkabut. Pasalnya, tanpa dinyana, beberapa warga tiba-tiba mendatangi tempat Ra Mamak istirahat dan meminta kaos dan baju partai PPP.

“Lha, kita ini datang kesinii untuk silaturrahim dan pengajian, bukan untuk kampanye. Jadi, kita tidak ada kesiapan untuk bawa atribut segala macam” jawab M. Yunus pada warga tersebut.

“Malah tadi, banyak yang tanya-tanya stiker Ra Mamak, karena sebelumnya mereka sudah tahu bahwa beliau akan maju di Pilbup sumenep 2020 mendatang” tambah M.Yunus menceritakan. (YD/DWI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here