Komandan Tim (Dantim) Basaernas, Jefrianzah

BONDOWOSO, limadetik.com — Setelah selama tujuh hari melakukan penyisiran dan pencarian, akhirnya Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menghentikan pencarian pelajar bernama Thoriq yang hilang saat turun dari bukit Piramid di Pegunungan Argopuro sisi timur, Minggu (30/6/2019) kemarin.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Pos Jember, Jefrianzah saat dikonfirmasi mengatakan, sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) atau UU dari SAR batas pencarian adalah tujuh hari. Artinya, selama  sepekan terakhir ini, pihaknya bersama seluruh relawan, TNI, Polri, dan seluruh anggota yang terlibat telah mengoptimalkan pola pencarian. Bahkan pada sejak hari ketiga, pihaknya telah melakukan penyisiran menggunakan drone.

lihat juga: Naiki Puncak Piramid, Salah Satu Pendaki Dinyatakan Hilang

“Kita sudah mengoptimalkan pencairan dan kita juga harus melihat dan mengingat kondisi anggota dan logistik kita” jelasnya pada awak media.

Menurut Jefri, pencarian memang dihentikan, namun pihaknya akan melakukan pemantauan untuk menggali informasi.

Gunung Piramid Bondowoso

“Yang pasti dari keluarga akan tetap terus berusaha mencari, masyarakat pun juga, karena gunung ini adalah juga menjadi ladang menafkahi keluarga mereka, yang mungkin dari masyarakat juga suatu saat nanti menemukan survivor atau beenda-benda yang dicurigai milik survivor, maka operasi SAR bisa dibuka kembali” tambahnya.

Pencarian bisa diperpanjang manakala pada hari terakhir ini ditemukan adanya objek vital yang dari korban. Namun demikian, setelah dilakukan evaluasi, tampaknya masih nihil.

“Jika memang hasil evaluasi malam ini tidak ada tanda-tanda, maka dengan  berat hati kita harus menghentikan proses pencarian ananda Thoriq” paparnya di dusun Tegal Tengah yang menjadi Posko tim Basarnas.

lihat juga: Pendaki yang Hilang di Puncak Piramid Saat Kabut Tebal

Seperti yang telah diberitakan Limadetik.com sebelumnya, bahwa seorang pelajar bernama Thoriq, hilang saat turun dari bukit yang dikenal dengan sebutan punggung naga tersebut pada hgari Minggu malam (23/6/2019). Sejak Senin pagi keesokan harinya Basarnas memimpin jalannya pencarian dan turut terlibat TNI, Polri, Wanandri Jabar, BPBD, dan sejumlah relawan. Bahkan pada hari ke tiga dan ke empat dilakukan penyisiran pula menggunakan drone. Namun sampai hari ketujuh dan proses pencairan dihentikan keberadaan Thoriq masih belum ditemukan. (budhi/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here