SUMENEP, Limadetik.com — Ranting NU Pasongsongan II MWC NU Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura kemarin, Jumat (27/12/2019) pada jam 13.00 WIB mengadakan acara santunan anak yatim, fakir miskin dan pasar murah.

Bertempat di serambi salah satu lembaga pendidikan Mambaul Ulum Dusun Sempong Timur Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep penyerahan bantuan diberikan kepada mereka yang sudah terdata oleh petugas dari pengurus Ranting NU Pasongsongan. Penyerahan bantuan itu berlangsung tertib karena sudah terdata nomer panggilannya.

Menurut salah seorang petugas bantuan, Kiai Atmo Sasmito, bahwa NU Ranting Pasongsongan II setiap tahun rutin mengadakan acara serupa. Area bantuan itu meliputi Dusun Sempong Timur, Sempong Barat, dan Morasen.

“Agenda tahunan ini sudah berlangsung sejak lama. Tujuannya agar tercipta suatu jalinan kekeluargaan antara NU dan umat. Kalau dinilai dari barangnya tidak seberapa, tapi kami percaya kalau masyarakat lemah akan terbantu dengan kegiatan amal ini,” ujar Kiai Atmo pada limadetik.com meniscaya

Dapat dari mana saja dana dalam kegiatan bantuan sosial ini?

“Kami bersama rekan-rekan menjemput bola, maksudnya kami mendatangi para donatur tetap. Ada pula mereka yang kelebihan harta menyumbang kepada kami. Kemudian kami mengelola dana itu pada koperasi yang dimiliki NU Ranting II Pasongsongan. Keuntungan yang didapat dijadikan kegiatan sosial seperti sekarang,” terang kiai yang menjadi salah seorang guru ngaji di Dusun Sempong Barat.

Sedangkan menurut Muhammad Ikhsan, panitia bagian pemberian sembako mengatakan, diakui memang masih banyak masyarakat miskin yang tidak tercover dalam pasar murah itu. Namun setiap tahun terus bertambah jumlah penerimanya.

“Untuk fakir miskin dan anak yatim mendapat santunan uang. Untuk pasar murah mendapatkan sembako. Dengan nominal Rp 25.000,- memperoleh sembako seharga Rp 50.000,-. Isi sembako terdiri dari beras, gula, mie instan, dan minyak goreng,” terang Muhammad Ikhsan lebih rinci.

Untuk tahun depan ada kemungkinan panitia akan menggandeng beberapa pengusaha di Kecamatan Pasongsongan. Harapannya agar semua masyarakat miskin di wilayah Desa Pasongsongan bisa mendapatkan sentuhan bantuan dari ormas Islam terbesar di Indonesia ini. Ikhtiar ini diamini oleh beberapa tokoh masyarakat yang ada. (Yant Kaiy/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here