SUMENEP, limadetik.com — Gelar budaya masyarakat pesisir yang dikemas dalam Festival Nelayan di area  dermaga UPT Pelabuhan Perikanan Pantai  Pasongsonganberlangsung spektakuler.

Beberapa lomba suasat menyemarakkan tradisi leluhur yang agung dan tetap terjaga, tak lekang oleh waktu dan peradaban.

Pelestarianbudaya lokal memang tanggungjawab masyarakat setempat. Sedangkan pemerintah memotivasi para pelaku seni untuk terus berkreasi agar budaya tersebut tetap tumbuh dan berkembang.

Hiasan perahu memenuhi pantai pasongsongan

Tidaks punah karena arus budaya kontemporer membombardir keutuhan budaya leluhur.

Acara semacam “Rokat Tasek” ini memang sangat penting untuk tetap menjadi agenda tahunan. Karena generasi muda harus tahu dan mengerti, bahwa peninggalan budaya adalah warisan yang paling berharga sebagai implementasi dari karakter masyarakat setempat.

Budaya lokal kepada para generasi adalah tanggungjawab bersama seluruh komponen masyarakat. Pertunjukan musik tongtong, saronen, drama tari kolosal, tari topeng, sandur, dan macapat turut melengkapi pesta adat yang senantiasa digelar di pelabuhan terbesar di Madura setiap tahunnya. Plus dialog budaya yang menghadirkan beberapa budayawan dan pemerhati sejarah dari Kabupaten Sumenep.

Salah satu budayawan Sumenep yang hadir adalah Syaf Anton Wr. Yang terspesial hadir dalam acara “Rokat Tasek” dan sekaligus memberikan kata sambutan yaitu Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Hadir pula Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh, dan Direktur Pembinaan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kemendikbud Dra. Christriyati Ariani, M.Hum.

Kendati cuaca di areal dermaga Pasongsongan sangat panas, namun antusias penonton tidak berkurang. Pengunjung tetap memadati arena pagelaran seni budaya.

Ribuan penonton dari beberapa kecamatan di sekitar Kecamatan Pasongsongan, seperti Kecamatan Ambunten, Rubaru, Dasuk, bahkan ada banyak warga Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan juga turut hadir menyemarakkan Festival Nelayan.

“Saya bangga acara Festival Nelayan ini berlangsung meriah. Terus terang saya sangat mendukung penuh acara gelar seni budaya ini,” tukas Kepala Desa Pasongsongan terpilih Ahmad Saleh Harianto kepada limadetik.com di sela-sela wawancara dengan beberapa awak media di dermaga Pasongsongan. Ahad, (24/11/2019).

Hingga berita ini diturunkan, acara “Rokat Tasek” masih tetap berlangsung. Limadetik.com dapat informasi acara Festival Nelayan akan berlangsung sampai sore. (Yant Kaiy/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here