BONDOWOSO, limadetik.com — Masyarakat Desa Blimbing Klabang kini tak perlu berjalan kaki hingga 5 Kilometer lagi untuk menikmati air bersih.

Karena Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) telah membangun sanitasi air bersih dari sumber mata air menggunakan pola grativasi.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin usai melakukan peninjauan sarana terebut di Desa Blimbing, Kecamatan Klabang, Selasa (29/10/2019).

“Kita merasa bersyukur karena apa yang diidam-idamkan oleh warga Desa Blimbing tentang ketersediaan air bersih bisa terlaksana, semoga ini bisa bermanfaat, dan saya harap masyarakap bisa menjaga dan ikut merawat agar bisa selamanya digunakan” kata Bupati saat ditanya wartawan.

Sementara menurut Syahrial Fary Kabid Cipta Karya Dan Tata Ruang, bahwa sistem sanitasi di Desa Blimbing ini dibangun dengan pola gravitasi.

Syahrial Fary Kabid Cipta Karya dan PUPR Bondowoso

“Dengan pola ini masyarakat bisa menikmati air bersih 24 Jam, namun, memang baru 80 KK yang bisa menikmati air bersih dengan kemampuan 3 Liter per detik ini, jadi air bisa hidup 24 Jam tanpa bantuan tenaga listrik” terang Syahrial pada Limadetik.com.

Syahrial juga menambahkan biaya pembangunan ini sendiri menghabiskan anggaran sekitar Rp 200 Juta dari APBD Bondowoso.

Kedatangan Bupati Salwa Arifin di Desa Blimbing ini disambut oleh Tarian Singo Ulung dan Tarian Topeng Konah yang ditarikan oleh murid-murid SD Blimbing, dan juga Bupati menyempatkan diri meninjau dan menghampiri dua titik rumah yang di halaman depan rumahnya telah berdiri bor air yang siap digunakan oleh masyarakat. (budhi/yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here