SUMENEP, limadetik.com – Herman (29) warga Dusun Pasar, Desa Pandemam, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Jawa Timur terpaksa harus berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, pria yang sehari-hari sebagai supir tertangkap basah saat mengangkut kayu hasil penebangan liar (Ilegal logging).

“Yang bersangkutan ditangkap pada Rabu (2//2/2019) di Desa Pandeman, Arjasa. Saat itu dia lagi mengangkut kayu ilegal,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri, Jum’at (4/1/2019).

Penangkapan tersangka berawal pada Minggu (30/12/2018), sekitar Pukul 12.00 WIB petugas Perhutani mendapatkan informasi bahwa ada penambangan kayu jati di dalam kawasan hutan jati, tepatnya di petak 24 RPH sawah sumur turut Desa Pandeman.

Setelah dilakukan patroli dan pengecekan, ternyata benar telah terjadi penebangan kayu jati. Di TKP polisi menemukan kayu jati sebanyak 17 batang dan 47 tonggak dengan kondisi masih basah. Setelah dilakukan pencarian lebih lanjut, ditemukan kayu jati lainnya di area perkebunan dalam keadaan ditumpuk.

“Kayu yang ditumpuk disitu tidak diketahui siapa pemiliknya. Kemudian petugas Perhutani  melakukan penyanggongan dan pada Pukul 17.50 WiB telah datang seseorang yang bernama Dulhannan,” bebernya.

Kemudian Dulhannan menunggui kayu yang ditumpuk. Setelah itu lalu datang mobil Carry dan memuat kayunya. Setelah mobil berjalan, petugas Perhutani melakukan penghadangan. Ketika dihadang, Dulhannan yang duduk di bagian belakang, tepatnya di atas kayu, langsung melarikan diri.

“Sedangkan sopirnya (Herman) ketika ditanyain surat-suratnya, tidak bisa menunjukkan surat keterangan kayu yang diangkutnya,” ucapnya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti (BB), yakni satu unit mobil Carry tanpa spanten dengan nomor polisi L 9532 AA yang memuat 30 batang kayu jati bentuk gelondongan.
Termasuk mengamankan 17 batang kayu jati yang diamankan di TKP kawasan hutan Jati Petak 24.

“Tersangka dikenai pasal 83 ayat (1) hurup a dan b Uau No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pengrusakan hutan. Sedangkan Dulhannan masih DPO (daftar pencarian orang),” tukasnya.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here