Pengembangan Wisata Stagnan, Ini kata Anggota Dewan Sumenep

Pantai wisata lombang sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur punya program Visit Year 2018. Program itu dilakukan untuk mendongkrak jumlah wisatawan yang datang ke Kota Keris.

Namun, program itu belum memberikan  efek positif. Buktinya, sebagian objek wisata unggulan, seperti Wisata Lombang, jumlahnya pengunjungnya tidak beda jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Persoalan tersebut menjadi perhatian serius wakil rakyat, bahkan ada sebagian yang menduga jika Pemkab terkesan masih belum serius dalam mengurus perkembangan wisata.

Apalagi, seperti di Pantai Lombang, tidak tampak ada perkembangan signifikan dalam penataan wisata. Padahal sebagai objek wisata yang setiap tahun menyumbang PAD. Bahkan, dari tahun ke tahun tetap terlihat jalan di tempat. Baik, dari sisi infrastruktur maupun kemasan kegiatan yang bisa menjadi magnet wisatawan.

Potensi di sekitar lokasi itu banyak yang bisa digarap, untuk dijadikan paket. Misalnya, Kasur Pasir, Masjid Kuno dan lainnya.

Maka dari itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi mengatakan, agar dibentuk Badan Pengembangan Pariwisata (BPP). Menurut Masdawi, sudah saatnya pemerintah untuk memiliki badan khusus yang menangani perkembangan wisata.

“Kami sejak awal mengusulkan pembentukan Badan Pengembangan Pariwisata. Sehingga, fokus pada persoalan wisata dari berbagai sektor. Itu yang menjadi keinginan,” katanya, (14/9/2018).

Politisi Partai Demokrat meyakini, badan ini nanti akan mengurusi berbagai persoalan teknis kepariwisataan, dari semua sektor. Pengembangan infrastruktur, fasilitas dan inovasi kegiatan lainnya.

“Nantinya keberadaan pariwisata akan berkembang dan tepat sasaran. Intinya, semua tetek bengek pariwisata akan termaktub dalam badan yang akan dibentuk ini,” terangnya.

Menurutnya, badan yang akan dibentuk itu juga akan mengurus informasi wisata. Orang-orang yang ada di tempat wisata akan berpikir untuk mengembangan wisata secara inovatif untuk menarik pengunjung datang ke lokasi itu.

“Supaya pariwisata ini yang memikirkan tidak hanya pemerintah. Masyarakat sekitar tempat wisata penting perannya dalam pengembangan dan kemajuan pariwisata,” tukasnya.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here