Penggalian dan Penambang Batu Putih Liar di Sumenep Tetap di Biarkan Pemerintah

penggalian batu putih liar dan ilegal di sumenep dibiarkan pemerintah

SUMENEP,Limadetik.com – Pengolahan dan Pengelolaan tanah yang baik merupakan proses di mana tanah digemburkan dan dilembekkan dengan menggunakan bajak ataupun garu yang ditarik dengan berbagai sumber tenaga, seperti tenaga manusia, tenaga hewan, dan mesin pertanian (traktor). Melalui proses ini, kerak tanah teraduk, sehingga udara dan cahaya matahari menyentuh tanah lebih dalam dan meningkatkan kesuburan tanah.

Lain halnya di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, yang sampai saat ini banyak lubang-lubang besar karena adanya penggalian liar oleh penjual ilegal dan pembeli yang tidak sadar. Proses jual beli batu milik perhutani ini diduga adanya pembiaran dan kerja sama dari kepala desa, ASPER dan ADM di kepulauan Madura.

Setelah diklarifikasai pada ADM oleh pihak Aliansi Indonesia (AI) Komite Eksekutive Badan Penelitian Aset Negara POSKO GARUDA SAKTI MADURA-1 “Kasus ini sudah kami laporkan ke polres sumenep, dan akan mendapat panggilan setelah perayaan agustus” ujarnya Sekretaris AI pada Limadetik.com Senin,(11/9/2017).

Sementara itu dalam klarifikasi Aliansi Indonesia (AI) terhadap Asper yang bertugas dilokasi tersebut (batu putih) menurutnya proses penggalian lahan tersebut, sudah berjalan bertahun-tahun,sebagai asper mereka yaa nunggu intruksi dari ADM,Pamekasan.

Berkaitan dengan hal tersebut kasus ini sudah di serahkan ke AMD di pamekasan oleh asper nya,” Akan tetapi tentunya permasalah ini pun tetap harus di usut tuntas oleh pihak yang berwajib dalam hal ini Polres sumenep.”Ungkap Ervan sapaan akrab sekretaris AI ini.

Setelah team Aliansi Indonesia (AI) lebih dalam menanyakan tentang pembiaran penggalian liar tersebut,”ternyata  tindakan dari Asper sendiri masih dalam tahap penyadaran masyarakat melalui pendekatan persuasive dan sosialisasi saja.” Tambah Ervan.

“Harapan kita semua pemerintah Kabupaten Sumenep harus segera mengambil langkah dalam menangani permaslahan Penggalian liar di Batu Putih ” Tutup nya.

Penulis : Halimi
Editor   : Tim LD

Leave a Reply