https://limadetik.com/

Perhelatan Pilkades serentak di Pamekasan Digelar April, Sekda: Vaksinasi Harus Capai 70%

Perhelatan Pilkades serentak di Pamekasan Digelar April, Sekda: Vaksinasi Harus Capai 70%
FOTO: Sekda Totok Hartono, saat memberikan sambutan pada acara gathering bersama jurnalis di Pamekasan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur memutuskan Pilkades serentak akan dihelat pada April 2022 mendatang.

Sekretaris Daerah kabupaten (Sekdakab) Pamekasan, Totok Hartono menjelaskan, penundaan pelaksanaan Pilkades serentak 2021 yang rencananya digelar bulan September lalu, sebelumnya ditunda sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

limadetik branding

Pasalnya, pesta rakyat di tataran paling bawah itu batal digelar, lantaran pemberlakuan PPKM level 3 yang dikeluarkan melalui keputusan kementerian dalam negeri.

“Piilkades semula direncanakan akan digelar tahun 2021. Namun akibat dampak pandemi Covid-19 maka dilakukan penundaan pada tahun 2022,” ujarnya, Senin (13/12/21).

Menurutnya, karena sudah dipastikan ditunda, maka anggarannya di 2022. Sehingga dari sisi APBD sudah pasti berubah menjadi tahun depan untuk pelaksanaan Pilkades 2021.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Bupati Pamekasan Kontrak Kerja dengan Kepala OPD, Yang Gagal Turun jadi Staf

Kendati begitu, Totok mengaku telah melakukan musyawarah dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Saat musyawarah itu ada beberapa aspirasi muncul dari sebagian pihak yang meminta agar Pilkades serentak segera dilaksanakan.

“Kami sudah bermusyawarah dengan beberapa aspirasi masyarakat yang meminta Pilkades serentak dilaksanakan. Tentu kita laksanakan,” ungkapnya.

Menurutnya, penundaan pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar di 74 desa itu terkendala dengan vaksinasi Covid-19 yang belum mencapai target minimal sesuai ketentuan Imendagri.

Baca Juga :  Door To Door, Forum Wartawan Pamekasan (FWP) Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

“Kasus COVID-19 di kabupaten ini memang sudah melandai, tapi kita tetap harus waspada, karena pemerintah belum mengumumkan, bahwa kita telah bebas dari pandemi ini,” kata mantan Kadis PUPR Pamekasan itu.

Sehingga, pihaknya meminta semua elemen masyarakat membantu untuk mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga.

“Percepatan vaksin jangan lupa. Jadi kita tidak mengabaikan vaksinasi. Pilkades berjalan vaksinasi juga berjalan dan masyarakat juga ikut mendorong percepatan vaksin untuk mencapai herd immunity 70 persen,” pintanya.

Diketahui, masa jabatan 74 kades di Desa yang akan melakukan Pilkades serentak tahun itu berakhir pada Desember 2021 ini.

Baca Juga :  Kabupaten Pamekasan - BPSDM Surabaya Kembali Laksanakan DEA Pengelolaan Keuangan Digital

Sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada, maka harus dilakukan penunjukan Pejabat Kepala Desa (Plt)untuk menjalankan roda pemerintahan desa hingga Kades terpilih dilantik.

Menurut Totok, jika mengacu dengan ketentuan dan regulasi, dalam masa pandemi ini, tempat pemungutan suara (TPS) jumlah pemilihnya tidak boleh lebih dari 500 orang.

Dia memperkirakan dari 74 desa yang akan menggelar Pilkades itu akan terdapat 550 TPS yang akan dibentuk dengan format Prokes dan pengamanan yang ketat.

Totok berharap semua pihak membantu dan terlibat mempersiapkan pelaksanaan Pilkades agar bisa berlangsung aman, lancar dan sukses.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan