https://limadetik.com/

Pertanyakan Kasus Gedung Dinkes, FKMS Datangi Kejari Sumenep

Pertanyakan Kasus Gedung Dinkes, FKMS Datangi Kejari Sumenep
FOTO: FKMS saat diskusi bersama Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan

SUMENEP, Limadetik.com – Form Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) gelar audensi di Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep, untuk menanyakan kasus dugaan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) Pembangunan Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Rabu (19/1/2022).

Menurut Maksudi, Ketua Forum Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, dilaporkan sejak tahun 2015, Namun hingga saat ini masih menuai tanda tanya besar, sehingga pihaknya kembali datangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, untuk meminta kejelasan.

limadetik branding

“Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor, red) Pembangunan Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, dilaporkan sejak tahun 2015, tapi kenapa, sampai saat ini, masih didramatisir” kata Ketua Form Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) dengan wajah penuh tanya.

Baca Juga :  Kecewa Tidak Ditemui Saat Audiensi, SOMASI: Mundur Saja Kalau Tidak Siap Bekerja untuk Rakyat

Disisi lain, Maksudi menilai, dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pembangunan Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Mahasiswa selalu disuguhkan cerita saling pimpong antar lembaga penegak hukum di sumenep.

“Padahal, pada bulan Oktober 2019, Polres Sumenep sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini, namun hingga saat ini para tersangka belum ditahan,” tandasnya.

Baca Juga :  Heboh! Warga Talango Temukan Bayi dengan Anggota Badan Seperti Ini

Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Adi Tyogunawan, saat menemui Form Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) menyampaikan, bahwa sebelumnya, Penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, sudah mengembalikan tiga berkas perkara penyidikan, Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan gedung Dinas Kesehatan (Dinkes), kepada Penyidik Kapolres Sumenep untuk dilakukan pemenuhan syarat, sesuai petunjuk jaksa peneliti.

Baca Juga :  Kecam Tindakan Represif Polisi terhadap Wartawan, PWI Pamekasan : Harus Ditindak Tegas

“Kami (kejari) sebelumnya sudah mengembalikan tiga berkas kepada penyidik Polres Sumenep untuk dilakukan pemenuhan sebagaimana petunjuk dari jaksa peneliti” kata Kajari.

Jika Forum Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) sambung Adi Tyogunawan akan melakukan pertanyaan lebih lanjut, hasil penyidikan dan kelengkapan berkas yang tidak terpenuhi, pihak polres sumenep yang bisa menjawab.

“Silahkan FKMS kalau mau tau kenapa berkasnya (Gedung Dinkes, red) tidak terpenuhi, yang bisa menjawab tentu pihak penyidik Polres Sumenep” ujarnya.

Tinggalkan Balasan