Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

PMM KKNT Kelompok 58 UTM beri Penyuluhan Digital Marketing UMKM dan Pengolahan Limbah Ikan di Desa Talango

×

PMM KKNT Kelompok 58 UTM beri Penyuluhan Digital Marketing UMKM dan Pengolahan Limbah Ikan di Desa Talango

Sebarkan artikel ini
UMKM Desa Talango Sumenep dalam Pengolahan Hasil Perikanan Jadi Olahan Kerupuk Bersama Mahasiswa KKN 58 UTM
FOTO: Mahasiswa KNN 58 UTM dalam kegiatan pelatihan pengelohan hasil perikanan untuk warga UMKM Desa Talango Sumenep

PMM KKNT Kelompok 58 UTM beri Penyuluhan Digital Marketing UMKM dan Pengolahan Limbah Ikan di Desa Talango

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Desa Talango Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) yaitu pengelolaan hasil perikan menjadi olahan kerupuk. Hal ini tentu sebuah potensi untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat setempat.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Mahasiswa KKNT Kelompok 58 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memiliki dua program kerja yang dilaksanakan dalam satu tempat secara bersamaan yaitu peningkatan pemasaran UMKM dan pengelolaan hasil limbah perikanan. Sasaran dalam program ini adalah pemilik usaha, pekerja usaha kerupuk Desa Talango kecamatan Talango Kabupaten Sumenep, Sabtu (15/7/2023).

Landasan dalam program kerja ini dalam upaya membantu peningkatan pemasaran UMKM yang meliputi peluasan jangkauan pemasaran melalui pemahaman media online shop. Serta, ingin memberikan tentang pengelolahan limbah dan pemahaman bahayanya limbah sisa pengelolahan hasil perikanan terhadap lingkungan jika tidak dikelolah dengan baik.

Aisyiyah Maulana Wibawati, Mahasiswa UTM prodi teknik informatika dalam kegiatan tersebut berkesempatan memberikan materi yang berisi tentang pemahaman pemasaran dalam penggunaan media online shop terkait pembuatan akun dan cara mengoprasikan media online shop meliputi memposting jualan di online shop.

“Buk, usaha ini kalau diposting dimedia online shop, dalam pemasaran nantinya akan sangat luas sampai luar Jawa loh bu, dan agar banyak konsumen yang membeli, pengemasan yang menarik itu juga perlu loh bu,” ujar Aisyiyah saat menyampaikan materi.

Kegiatan selanjutnya yaitu pengelolahan limbah hasil olahan perikanan, mahasiswa UTM bernama Hilal Hamdi dan Fareza Nabila prodi manajemen sumberdaya perairan memberikan sedikit penjelasan tentang pengelolahan limbah dan mempraktekan secara langsung cara pengelolaan limbah untuk dijadikan pelet ikan, kegiatan ini upaya dalam menerapkan zero waste.

Warga yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kebanyakan hasil limbah dari pengelolaan hasil perikanan dibuang langsung ke laut karena beberapa faktor, yang salah satunya yaitu pemahaman terkait pengelolaan limbah dengan baik. Disisi lain karena bau yang tidak sedap.

“Dulu memang ada yang mengambil hasil limbah untuk dijadikan olahan pelet, sekarang sudah berhenti” kata salah satu pekerja pembuat kerupuk.

Sementara, Fareza Nabila dalam pemaparannya menyampaikan, kedatangan mahasiswa UTM ini ingin memberikan pemahaman tentang pengelolaan limbah yang gampang tidak ribet, bahan mudah didapat serta bisa dikerjakan di rumah.

UMKM Desa Talango Sumenep dalam Pengolahan Hasil Perikanan Jadi Olahan Kerupuk Bersama Mahasiswa KKN 58 UTM
FOTO: Mahasiswa KKN 58 UTM peraktekan secara langsung pengolahan hasil perikanan jadi olahan kerupuk bagi warga

“Buk, ternyata limbah hasil olahan perikanan bisa disulap menjadi lebih bernilai loh bu” ucap Fareza disela sela proses praktek pembuatan pelet.

Pada kesempatan berikutnya, Hilal Hamdi yang melihat antusias warga yang ikut dalam kegiatan itu sangat baik, selalu bertanya dan juga melihat seksama langkah-langkah dalam pembuatan pelet.

“Nah buu, Rata-rata ibu ini kan pekerja pembuatan kerupuk, agar limbah yang dihasilkan tidak terbuang dengan sia-sia, siapatau ibu atau suaminya dirumah ingin budidaya perikanan, nah bisa tuh bu limbahnya dibawa pulang langsung praktek dijadikan pelet ikan” ucap Hilal saat mempraktekan pembuatan pelet.

“Bahan yang digunakan yaitu sumber protein (limbah ikan), karbohidrat atau dedak/buk-buk padi, molase, EM4” tambah Hilal.

Program kerja ini disetujui oleh Dewan Pembimbing Lapang (DPL), Abdus Salam Junaedi S.S.i., M.Si. yang pada kesempatan saat berkunkung, dia memberikan sedikit evaluasi serta arahan terkait kegiatan, baik kegiatan penyuluhan pemasaran UMKM dan pembuatan pelet dari hasil limbah.

Kegiatan ini terdapat penanggung jawab program kerja yaitu Aisyiyah Maulana Wibawati prodi teknik informatika, Hilal Hamdi dan Fareza Nabila prodi manajemen sumberdaya perairan.

Berikut keanggotaan KKNT kelompok 58 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Eza Dwi Cahyono (prodi sosiologi), Siti Nurhalizah (prodi sosiologi), Wila Mutasyarifah (prodi pesikologi), Silviana Dwi Puspitasari Nauli (prodi pesikologi), Aji Sutopo (prodi agroteknologi), Pramitha Pradana Rohmansyah (prodi agroteknologi).

Kemudian Hilal Hamdi (prodi manajemen sumberdaya perairan), Fareza Nabila Dhea Fatma (prodi manajemen sumberdaya perairan), Aisyiyah Maulana Wibawati (prodi teknik informatika), Alfia Arif Rosanti (prodi teknik informatika), Mohamad Ahsan Zuhudi (prodi teknik elektro).

Adapun kegiatan ini memiliki tujuan agar memudahkan pemilik usaha, pekerja usaha untuk memperluas jejaringan usaha.

× How can I help you?