https://limadetik.com/

Salah Satu Media Online di Sumenep Dilaporkan ke Polisi Gegara Tulisannya

Salah Satu Media Online di Sumenep Dilaporkan ke Polisi Gegara Tulisannya
FOTO: PMII Cabang Sumenep dan Alumni saat melaporkan Media Online ke Polres Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Salah satu Media Online di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dilaporkan ke Polisi gegara tulisannya yang dinilai telah mencemarkan nama baik salah satu Organisasi Mahasiswa (ormawa) PMII, Senin (31/1/2022).

Pelaporan terhadap media online di Sumenep dilakukan oleh Pengurus Cabang PMII Sumenep, yang dinilai tendensius dan terkesan menjustice.

limadetik branding

Para aktivis PMII Cabang Sumenep dan ratusan alumni tiba di Mapolres Sumenep sekitar pukul 14.40 WIB untuk melaporkan media online tersebut diterima langsung Kasi Humas Polres, AKP Widiarti Sutioningtyas.

Baca Juga :  Mbah Baenna Bertahan Hidup di Laut Lebih Satu Bulan

Selanjutnya, pelaporan terhadap media online dimaksud diterima sekitar pukul 15.00 WIB, perwakilan dari pelapor dalam hal ini PMII pun diberikan kesempatan menyampaikan langsung kepada Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya.

Prihal pelaporan kepada Polisi berkaitan tulisan disalah satu media online dengan judul “Breaking News, Terlibat Pencurian, Dua Aktivis PMII Sumenep Ditangkap Tim Resmob Polres Sumenep”.

Baca juga: Lakukan Pencurian, Mantan Karyawan Toko di Sumenep Ditangkap Polisi

Dalam berita itu, kuat dugaan penulis telah melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga :  Dewan Desak Kapal DBS III Segera Dioperasikan

Selain mencemarkan nama baik organisasi, sejumlah isi pemberitaan juga diduga kuat melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Hari ini kami resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik oleh salah satu media online ke Polres Sumenep,” terang Ketua PC PMII Sumenep, Qudsiyanto.

Di tempat yang sama, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari aktivis mahasiswa (PMII) terhadap media online di Sumenep.

Baca Juga :  Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Kepulauan, Pemkab Sumenep Tambah 60 Persen

“Iya benar, tadi dari PMII datang melaporkan salah satu media online di Sumenep, kita terima,” terangnya.

Dalam keterangannya, mantan Kapolsek Kota tersebut mengaku tidak bertanggungjawab atas pemberitaan media yang menyebut salah satu organisasi.

“Perlu diketahui teman-teman media, yang diberitakan media online itu, kami tidak menyebutkan salah satu organisasi apapun, kalaupun terjadi itu oknum, jangan dikait-kaitkan,” tandas Widi.

Tinggalkan Balasan