Sumenep Miliki 334 Ponpes, Bupati Usulkan Ada Menteri Ponpes

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim

SUMENEP, Limadetik.com – Bupati Sumemep, Madura, Jawa Timur A. Busyro Karim memanfaatkan kesempatan baik datangnya Presiden RI, Joko Widodo dua hari lalu.

Pada kesempatan tersebut, A. Busyro Karim mengusulkan kepada Jokowi untuk membentuk menteri pondok pesantren. Pasalnya, kinerja Kementrian Agama selama ini dinilai tidak maksimal dalam membina pondok pesantren di Indonesia.

“Kementerian Agama selama ini tidak maksimal mengurus pesantren. Pondok pesantren berjalan bukan karena kementrian agama, tetapi karena masyarakat,” katanya, Selasa (10/10/ 2017).

Menurutnya, saat ini di Sumenep terdapat 334 Pondok Pesantren, sementara di Jawa Timur terdapat sekitar 6000 Pondok Pesantren.

Keberadaan Pondok Pesantren terkesan terabaikan karena tidak ada lembaga yang menangani secara maksimal. “Saya mengusulkan (pembentukan) Menteri Pondok Pesantren. Di Jawa Timur kata Pak Karwo (Gubernur Jawa Timur) ada sekitar 6000 Pondok Pesantren,” terangnya.

Usulan tersebut mengacu kepada penetapan hari santri oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan hari santri itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

“Hari santri yang mengajukan kiai-kiai, adanya menteri Pondok Pesntren kan usulan kiai juga,” ucapnya sambil tersenyum.

Mantan Ketua DPRD dua periode itu mengatakan, usulan langsung disampaikan kepada Presiden RI saat berkunjung ke Pondok Pesantre Al Karimiyah, Braji, Ahad, 9 Oktober 2017 malam.

Bahkan Busyro mengklaim usulan yang dilontarkan mendapat tanggapan dari menteri terkait. “Saya sempat diminta nomor HP oleh menteri terkait, katanya khusus membahas usulan pembentukan itu,” tuturnya. (hoki/rud)

Leave a Reply