https://limadetik.com/

Tambahan Satu Bulan, Insentif Guru Non PNS Kamenag Sumenep Tahun 2021 Cair Semua

Tambahan Satu Bulan, Insentif Guru Non PNS Kamenag Sumenep Tahun 2021 Cair Semua
FOTO: Pendma Kemenag Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Ada tambahan satu bulan untuk bantuan dana insentif bagi guru non PNS di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang sebelumnya hanya dicairkan delapan bulan selama satu tahun.

Tambahan dana insentif satu bulan bagi guru non PNS Kamenag tersebut setelah akhir tahun 2021 Kementerian Agama RI (kamenag Pusat) merampungkan seluruh penerima perbaikan data bagi guru yang sebelumnya harus diperbaiki dan disinkronkan.

limadetik branding

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2021, sebanyak 4.339 guru non PNS di bawah naungan Kamenag Sumenep telah mencairkan dana insentif untuk delapan bulan dengan rincian penerimaan Rp 2.000.000 (Rp. 250.000 perbulan dikali selama 8 bulan) dipotong pajak sebesar 5 persen.

Baca Juga :  Pendaki yang Hilang di Puncak Piramid Saat Kabut Tebal

“Yang bulan oktober 2021 insentif hanya masuk 8 bulan ke rekening masing-masing penerima, ternyata ada tambahan satu bulan atau Rp 250.000, dari Kamenag Pusat, jadi yang cair untuk satu tahun kemarin itu sembilan bulan” kata Staf Pendma kamenag Sumenep, Abd.Samad.

Menurut Samad, penambahan dana insentif tersebut diputuskan dan kirim ke rekening penerima oleh Kamenag Pusat setelah adanya perbaikan data bagi penerima yang sebelumnya bermasalah atau tidak sinkron data penerima.

Baca Juga :  Rekrutmen ASN Kembali Dibuka, Sumenep Dapat Kuota 310 Orang

“Kan beberapa bulan yang lalu itu ada 844 data penerima yang tidak valid, jadi itu dikembalikan oleh Kamenag Pusat untuk diperbaiki, kita juiga langsung sampaikan pada satker masing-pmasing” ungkapnya.

Namun demikian lanjut Samad, dari 844 data penerima yang dikembalikan untuk diperbaiki, hannya sekitar 500 orang guru penerima yang menyelesaikannya.

“Yang memperbaiki data insentifnya hanya sekitar 500 orang guru penerima, jadi 300 lebih ini tidak ada. Terakhir pertengahan Desember 2021 kemarin, data harus disetor ke Pusat, tapi karena tidak ada, jadi hanya itu adanya saja yang menerima” jelasnya.

Baca Juga :  Mayoritas TKI Ilegal Berasal Dari Kepulauan Sumenep

Adapun tambah Samad, untuk pengajuan insentif tahun 2022 akan dilakukan pada bulan April 2022 setelah dilakukan verfal data lembag masing-masing.

“Kalau untuk insentif tahun 2022 ini kita masih nunggu verfal data bulan April yang akan datang. Kami yakin ada kenaikan perolehan atau penerima” pungkasnya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan