Petani Tembakau Mulai Panen, Pemkab Sumenep Belum Tahu Jadwal Pembukaan Gudang

Tembakau Hasil Rajangan di Jemur (foto: rudy)

SUMENEP, Limadetik.com – Sebagian petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai memanen tembakaunya. Hanya saja sampai saat ini, belum ada kejelasan waktu gudang tembakau akan mulai melakukan pembelian. (Baca: Harga Tembakau di Sumenep Tembus Rp 45.000)

Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sumenep, Abd Hamid menyatakan masih menunggu jadwal pihak gudang yang bakal melakukan pembelian tembakau rajangan. Hingga saat ini gudang belum melaporkan kapan akan mulai melakukan pembelian.

“Sampai hari ini kami belum menerima laporan tentang waktu pembukaan gudang,” kata Abd Hamid, Rabu (9/8/2017).

Dalam hitungan hari, pihaknya akan melakukan peninjauan ke beberapa gudang yang biasa membeli tembakau rajangan. Untuk memastikan jadwal dan target pembelian setiap perwakilan perusahaan melakukan pembelian tembakau milik petani Sumenep.

“Informasinya, dibawah sudah ada yang pembeli, hanya masih jumlahnya sedikit,” ucapnya.

Di Sumenep sebagai daerah penghasil tembakau, terdapat tiga perwakilan perusahaan yang melakukan pembelian setiap tahun, diantaranya PT Gudang Garam di Kecamatan Guluk-guluk, PT Gudang Garam di Patean dan Wismilak.

Sementara itu, Ketua Peguyuban Pemerhati Kelompok Tani (P2KT) Sumenep Zaenuri mengatakan, semua gudang di Sumenep harus melaporkan kapan mulai melakukan pembelian dan target serapan setiap tahun.

“Hal itu peraturan daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Tataniaga Tembakau,” katanya.

Dalam perda tersebut mengamanahkan semua perwakilan perusahaan tembakau yang beroperasi di lingkungan Kabupaten Sumenep, maksimal 7 hari sebelum beroperasi dan maksimal 7 hari sebelum tutup harus memberitahukan secara tersurat kepada pemerintah daerah.

“Jangan sampai melabrak aturan. Kami harap pihak gudang profesional sehingga tembakau rajangan milik petani terserap semua,” harapnya.

Berdasarkan data di Dinas Pertanian, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Sumenep, realisasi tanam tembakau pada musim kemarau tahun ini hanya sekitar 14 ribu hektar. Padahal, sesuai ploting areal tanam tembakau yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur seluas 21.893 hektar.

Sedangkan harga tembakau rajangan pada awal panen ditingkat petani, kini mulai Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per kg.

(Hoki/Rud)

LEAVE A REPLY