https://limadetik.com/

Terbukti Telantarkan Istri, Oknum Pengacara di Pamekasan Akhirnya Divonis Masa Percobaan 3 Bulan

Terbukti Telantarkan Istri, Oknum Pengacara di Pamekasan Akhirnya Divonis Masa Percobaan 3 Bulan
FOTO: CH, (kiri) didampingi kuasa hukumnya di PN Pamekasan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Terbukti terlantarkan istri, oknum pengacara di Pamekasan akhirnya divonis masa percobaan selama 3 bulan. Vonis tersebut berkaitan dugaan kasus penelantaran istri seorang pengacara, Senin (31/1/2022).

Namun vonis 3 bulan masa percobaan terhadap oknum pengacara itu bukan merupakan tahanan kurungan atau penjara, melainkan menjadi tahan kota sebagai tahanan luar.

limadetik branding

Hal tersebut dibenarkan Pengacara CH, Yolies Yongky Nata, ia menyebutkan, bahwa hasil putusan ketuk palu tersebut langsung di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pamekasan pada hari Kamis ( 27/1/2022), oleh Majelis Jaksa Hakim telah memutuskan terdakwa AR seorang oknum pengacara di Pamekasan terbukti bersalah diduga telah menelantarkan istrinya.

“Terdakwa AR yang merupakan oknum pengacara, sudah diputuskan oleh Majelis Hakim dalam persidangan atas kasus tersebut menjadi tahanan percobaan selama 3 bulan yaitu menjadi tahanan luar. Hal itu terdakwa AR masih melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya,” ucap Pengacara CH, Yolies Yongky Nata.

Baca Juga :  Wabup Raja'e Pimpin Apel Kesiap Siagaan Penanggulangan Bencana di Wilayah Pamekasan

Yolies menilai, bahwa atas kasus tersebut majelis hakim sudah mengambil langkah yang tepat dan benar pada kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oknum Pengacara AR, atas kliennya itu.

Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak Polres Pamekasan yang telah melakukan pemeriksaan sesuai dengan SOP, dan juga kepada PN Pamekasan yang telah bersungguh-sungguh menangani kasus KDRT ini dan memberikan putusan yang seadil-adilnya terhadap oknum pengacara dimaksud.

Baca Juga :  Petani Sumenep Belum Miliki Standarisasi Upah

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa klien sudah menerima atas putusan Majelis Hakim atas petusan yang seadil-adilnya. Pihaknya juga akan selalu menunggu petusan dari Kejati atas banding tersebut, dan untuk langkah selanjutnya akan mereka pikirkan untuk proses upaya hukum lainya. Persoalan atas kasus ini pasca banding yang dilakukan oleh terpidana oknum pengacara tersebut.

Disamping itu, Yolies berharap atas hasil dari banding yang dilakukan oknum pengacara ini nanti bisa menguatkan PN atau tingkat satu utama.

”Kami menerima dengan putusan itu dengan legowo. Dan informasi yang saya dengar terpidana (oknum pengacara, red) tidak akan melakukan banding akan tetapi Jaksa yang akan lakukan banding. Tetap kami akan menunggu hasil petusan itu dan nanti kami akan melakukan langkah-langkah atas putusan tersebut,” terangya.

Baca Juga :  Berbekal 34 Tahun Mengabdi, Setijabudhi Menjadi Juru Masak Untuk Rakyat Bangkalan

Di waktu yang sama, CH yang merupakan istri dari oknum pengacara ini kepada media menuturkan, atas putusan itu dinilai kurang puas karena ada kekhawatiran akan terulang kembali perbuatan KDRT nya, walaupun bukan ke dirinya.

“Kepada pihak-pihak terkait PN Pamekasan, kami mengucapkan banyak terimakasih, karena telah memberikan keadilan kepada kami. Hingga memutuskan persoalan kasus saya ini dengan oknum pengacara (suaminya, red). Tapi kami minta untuk kasus ini mohon untuk dikaji ulang,” katanya.

Tinggalkan Balasan