umroh 12 hari

Ternyata ini Penyebab 2 Calon Jamaah Haji Sumenep Gagal Berangkat Tahun 2022

“Karena yang nentukan Provinsi, jadi kita nunggu saja. Apakah CJH yang sudah melunasi itu terpanggil atau tidak” tuturnya.

Ternyata ini Penyebab 2 Calon Jamaah Haji Sumenep Gagal Berangkat Tahun 2022
Foto: Kantor Kemenag Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Kabupaten Sumenep mendapatkan 328 kuota Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada tahun 2022.

Namun dari 328 Calon Jamaah Haji (CJH) tersebut, ada calon jamaah asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinyatakan gagal berangkat tahun ini ke tanah suci mekah.

umroh 9 hari

Hal itu disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep Innani Mukarromah, ia menjelaskan, Calon Jamaah Haji itu diketahui gagal berangkat saat mengkonfirmasi pelunasan ke Bank terkait beberapa waktu lalu.

“Bukan gagal ya, tapi menunda ke berangkatan tahun ini, dengan alasan menunggu anaknya. Jadi itu yang membuat dua Calon Jamaah Haji tidak berangkat berangkat tahun ini,” terang Innani, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Minggu (22/5/2022).

Namun demikian, istri mantan Kepala Kemenag Sumenep itu tidak menyebutkan identitas kedua Calon Jamaah Haji tersebut. Yang jelas kata dia, keduanya gagal berangkat tahun ini bukan karena tidak memenuhi persyaratan melainkan menunda keberangkatanya di tahun 2022.

“Kalau untuk pelunasan, kedua orang dimaksud sudah melunasi keberangkatan sejak tahun 2020, tapi karena ada pertimbangan lain yaitu tadi nunggu anaknya” ungkapnya.

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumenep itu juga menjekaskan, daftar akhir konfirmasi pelunasan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) di Sumenep pada Jumat (20/5/202) atau dua hari yang lalu.

Baca Juga :  Kadishub OKU Persilahkan Masyarakat Lapor Ke Provinsi Terkait Truk Tronton Melintasi Kibang Permai

Dari hasil pendataan calon jemaah haji yang telah melakukan pelunasan keberangkatan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) lanjut Innani, dari total CJH sebanyak 328 hanya sebanyak 298 orang yang diketahui mengkofirmasi.

“Sekitar 26 orang tersisa yang belum melakukan konfirmasi pelunasan, ke Kemenag” jelasnya.

Terkait kepastian, Kasi Haji mengatakan, dari total 298 Calon Jamaah Haji itu masih belum dipastikan. Sebab, lanjut dia, masih menunggu hasil pendataan cadangan kuota Provinsi Jawa Timur.

“Karena yang nentukan Provinsi, jadi kita nunggu saja. Apakah CJH yang sudah melunasi itu terpanggil atau tidak” tuturnya.

Dikatakan, bagi Calon Jamaah Haji, sebum keberangkatan wajib mengikuti aturan pemerintah mengenai program vaksinasi covid-19 dosis dua.

“Bagi semua Calon Jamaah Haji tanpa terkecuali, wajib sudah tervaksin dosis dua. Sesuai program pemerintah” tukasnya.

Tinggalkan Balasan