Ternyata Otak Dari Pembakaran 7 Sekolah di Palangka Raya Seorang Oknum Politisi Gerindra

PALANGKA RAYA,Limadetik.com – Polisi telah berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pembakaran Sekolah di Palangka Raya Kalimantan Tengah satu diantanya Seorang yang telah menjadi otak dari kejahatan ini adalah Anggota DPRD Kalimantan Tengah Yansen Binti yang tidak lain adalah Politisi dari Partai Gerindra.

Semua rencana jahat dari Politisi Partai Gerindra ini (Yansen Binti,red) dilakukan nya di KONI Provinsi Kalimantan Tengah,dan tak tanggung-tanggung 7 Sekolah ludes terbakar atas kelakuan Anggota DPRD Kalteng ini.

Polisi tak ragu menjadi Yansen tersangka. Pertama, polisi mengantongi pengakuan dari tujuh orang tersangka yang lebih dahulu diamankan. Kemudian beberapa barang bukti yaitu hasil temuan tim Laboratorium Forensik Surabaya serta beberapa bukti pendukung lainnya.

“Peran tersangka adalah yang merencanakan serta menyuruh delapan tersangka lainnya untuk membakar sekolah,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Anang Revandoko saat jumpa pers di Mapolda Kalteng, Selasa (5/9/2017).Demikian dilansir dari Antara.

Anang menegaskan Yansen yang menyuruh tersangka lain berinisial AG untuk menyediakan serta menyerahkan beberapa alat untuk pembakaran sekolah seperti handuk, bahan bakar serta beberapa alat lainnya. Polisi juga sudah menggeledah ruang kerja Yansen, Kantor KONI dan kediamannya.

“Mengenai motif belum kita ketahui. Hanya saja masih kita kembangkan karena dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Mabes Polri belum penuh total,” katanya.

Dari tujuh orang tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya, semuanya bermotif ekonomi. Yansen telah dibawa ke Mabes Polri melalui Kota Banjarmasin, guna melakukan penyidikan lebih lanjut untuk menguak kasus pembakaran SDN di Palangka Raya tersebut.

Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, kedua tersangka yakni Yansen beserta sopirnya langsung diterbangkan ke Jakarta dan dibawa ke Bareskrim Polri untuk mendalami lagi kasus tersebut.

“Dua tersangka (Yansen dan sopirnya) telah dibawa ke Bareskrim untuk dimintai keterangan lagi,”ujarnya. Martinus mengungkapkan, keduanya diduga kuat menjadi dalang dibalik pembakaran sekolah di Palangkaraya. Tapi polisi belum mengetahui motif yang sebenarnya kenapa melakukan pembakaran terhadap sekolah tersebut. “Kami masih menggali lagi motif tersangka membakar sekolah di Palangkaraya,” tandasnya. (yd)

 

Sumber : Arn

Leave a Reply