Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Terus Berinovasi, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Persiapkan Poli Baru, Kira-Kira Poli Apa ya?

×

Terus Berinovasi, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Persiapkan Poli Baru, Kira-Kira Poli Apa ya?

Sebarkan artikel ini
Terus Berinovasi, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Persiapkan Poli Baru, Kira-Kira Poli Apa ya?
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep nampak dari luar

Terus Berinovasi, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Persiapkan Poli Baru, Kira-Kira Poli Apa ya?

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Tekad dan semangat Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah dr H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Jawa Timur untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal, murah dan humanis terhadap masyarakat terus ditingkatkan.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Teranyar, rumah sakit plat merah di Kota Keris ini akan segera membuka layanan baru. Dimana layanan ini nantinya akan diberi nama dengan Poli Nyeri.

Direncanakan layanan poli nyeri ini akan segera di launching dan akan dilayani oleh dokter spesialis ortopedi, ahli intervensi nyeri dan faal olahraga klinis yang sudah dipersiapkan pihak RSUD dr H Moh Anwar Sumenep.

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati, yang disampaikan melalui Kabid Humas Arman Endika Putra mengatakan, masih ada beberapa hal lain yang persiapkan agar lebih matang sehingga dapat lebih maksimal sebelum dilaunching.

“Kita sudah ada peralatan, ketenagaan juga sudah ada. Hanya ketika pelayanan tentu perlu kebijakan-kebijakan lain terkait dengan tarif yang masih perlu disesuaikan, termasuk lainnya” kata Arman Endika Putra, Rabu (14/6/2023).

Arman menyebutkan, setelah nanti diresmikan, maka akan berkaitan dengan pasien ketika dalam menjalani perawatan, baik rawat inap maupun rawat jalan. Tentu ini juga bagian dari persiapan yang dilakukan.

“Adanya Poli Nyeri ini untuk meringankan rasa nyeri yang dialami pasien, otomatis pihak RSUD Sumenep masih dalam tahap pengkajian lebih intens. Tentu secara derajat dan teori nyeri ini sifatnya subjektif dan ketika subjektif maka kita perlu tolak ukur yang harus disaring,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Arman, jika nyeri akan dirasakan oleh banyak orang, namun tolak ukur rasa nyeri yang dirasakan itu tidak ada yang sama antara satu orang dengan lainnnya maka disini akan menjadi bagian yang harus dilakukan dokter spesialis untuk mengetahui penyebabnya.

Sehingga, segala persiapan benar-benar dimaksimalkan agar tidak ada komplain dan pertanyaan tentang pelayanan yang nantinya disediakan oleh RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep kepada pasien.

“Jadi pada intinya, pasien penderita nyeri ini belum tentu sama satu dengan lainnya. Artinya, ketika saya melakukan intervensi ini akan dihargai berapa. Contoh ketika dimasukan jarum 1 (satu) mili ke pasien ini bisa sakit atau bahkan tidak sakit tapi ke pasien satunya sakit, karena Nyeri itu tidak semua sama,” paparnya.

Dikatakan Arman, pada intinya layanan yang akan segera tersedia (poli nyeri) ini pada dasarnya akan lebih mempermudah masyarakat untuk berobat. “Kan kalau berobatnya keluar kota atau daerah lain, kos biaya yang akan dikeluarkan juga akan lebih besar, itu karenanya kita persiapkan untuk masyarakat biar lebih terjangkau” pungkasnya.

× How can I help you?