Wabup Pamekasan Ajak Masyarakat Hayati Tematik HUT RI Ke 72

PAMEKASAN, Limadetik.com – Wakil Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, Khalil Asy’ari mengajak masyarakat Pamekasan, agar menghayati dan mencermati tema lokal dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 72.

“Yaitu, Penguatan karakter kebangsaan sebagai penyangga NKRI,” ucapnya 

Itu disampaikan Khalil, saat dirinya akan melepas lomba pawai pembangunan sebanyak 28 regu peserta Pawai Pembangunan tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat di Jl. Jokotole, Rabu (9/8).

Tema ini, kata Wabup khalil, mencerminkan tekad kita semua untuk memahami dan menghayati masalah yang sedang dihadapi saat ini. “Seperti hingar bingar masalah politik, pengangguran, kemiskinan, rendahnya kualitas SDM bangsa, kebodohan, dan masalah hukum,” terangnya.

Kemudian, Khalil mengatakan, atas dasar itu, diharapkan dapat menyatukan komitmen bangsa untuk menghadapi persoalan yang dihadapi, sambil menyiapkan generasi penerus yang religius, nasionalis, gotong royong serta berintegritas.
 
Selain itu, lanjut Wabup Khalil, menyambut HUT RI merupakan momentum yang paling tepat untuk merefleksikan kembali tekad dan semangat perjuangan para pahlawan saat berjuang kala itu untuk memerdekakan Indonesia.
 
“Kegiatan ini merupakan momen penting untuk merefleksikan kembali tekad dan semangat serta keinginan bangsa Indonesia untuk memperjuangkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan kemerdekaan tahun 1945,” tambahnya.
Kegiatan pawai itu, kata Wabup khalil, menampilkan atraksi sejarah, ragam budaya dan penampilan program dan hasil-hasil pembangunan kabupaten Pamekasan bagi warga Pamekasan sendiri.
 
Momentum HUT RI kali ini, sengaja ditampilkan guna mendukung terwujudnya cita-cita proklamasi. “Yaitu, NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” katanya.
 
Orang nomor dua di Kabupaten yang berslogan Gerbang Salam ini mengatakan, dengan melalui tematik yang ditampilkan tahun ini, diharapkan akan mengingatkan kembali terhadap kemerdekaan yang dinikmati hari merupakan buah perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang berbeda suku, agama dan budaya.

“Semboyan Bhinneka tunggal ika, hakekatnya, merefleksikan kesatuan kita untuk membangun bersama, Indonesia yang kita cintai ini,” terang Wabup Khalil.

Pantauan dilapangan, pada karnaval atau pawai pembangunan itu, Wakil Bupati membuka sekaligus melepas peserta dengan ditandai pelepasan balon dan pengangkatan bendera.

Turut serta Plt. Sekda Mohammad Alwi, Kapolres Pamekasan, Dandim 0826 dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat daerah, seperti Kadisdik, Kadisparibud, dan Kepala UPT. Pendidikan Provinsi Jatim. (arif/rud)

LEAVE A REPLY