Wakapolri : Selama 36 Jam Setelah Negosiasi Operasi di Mako Brimob Berakhir

kondisi di Mako Brimob mulai tenang kamis 10 mei 2018

JAKARTA, Limadetik.com – Selama 36 jam sejak kejadian di Mako Brimob kemarin, Polisi menyatakan bahwa operasi pembebasan sandera dan penanganan kerusuhan di tahanan napi terorisme Mako Brimob sudah berakhir. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakapolri Komjen Syafruddin, Kamis (10/5/2018) pagi pukul 07.15 WIB.

Berakhirnya Operasi ini setelah terjadi drama negosiasi bersama 156 para napi selama 36 jam. Polisi menyatakan, negosiasi dilakukan agar napi menyerahkan diri dan melepaskan sandera.

Walau disayangkan karena sudah terlanjur jatuh korban dalam peristiwa tersebut, namu polisi terus melakukan dan memastikan langkah-langkah yang diambil dalam penyelesaian bersama napi yang ada. Dari kejadian ini lima orang polisi dan satu narapidana meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Komjen Pol Syafrudin saat memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Depok, Kamis, ia menyebutkan sekitar 95 persen narapidana dan tahanan teroris telah menyerahkan diri dan akan dilakukan isolasi juga pemindahan tahanan.

“Tidak ada, Sudah tidak ada negosiasi,” katanya singkat.

Wakapolri menyatakan bahwa dia memimpin langsung operasi sejak kerusuhan terjadi pada Selasa (8/5/2018) malam.

Ia juga akan menyampaikan perkembangan lanjutan penanggulangan dan pemulihan secara berkelanjutan terkait hal di Mako Brimob.

Selain itu, Wakapolri juga menegaskan polisi sedang melakukan sterilisasi, dan menyatakan ledakan yang terjadi di Mako Brimob merupakan bentuk sterilisasi pascakerusuhan dan penyanderaan. (LD-ARN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here