Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Warga Dua Desa di Kecamatan Sapeken Demo PLN Pulau Sepanjang

×

Warga Dua Desa di Kecamatan Sapeken Demo PLN Pulau Sepanjang

Sebarkan artikel ini
Warga Dua Desa di Kecamatan Sapeken Demo PLN Pulau Sepanjang
Sekdes Sepanjang Kahiril Hakki bersama para warga mendatangi PLN di Pulau Sepanjang

Warga Dua Desa di Kecamatan Sapeken Demo PLN Pulau Sepanjang

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Puluhan warga dari dua Desa di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep yakni Desa Sepanjang dan Desa Tanjung Kiaok menggelar aksi unjuk rasa di PLN Pulau Sepanjang. Mereka menuntut agar listrik segera dinyalakan khusus nya ke Desa Tanjung Kiaok yang hingga saat ini belum juga nyala, Rabu (13/9/2023).

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Tidak hanya Desa Tanjung Kiaok, ternyata di Desa Sepanjang sendiri listrik belum menyala secara keseluruhan, kendati sebagaian kecil sudah ada kampung yang menyala, namun hal itu hanya menyala beberapa jam saja.

Atas dasar inilah, warga di dua Desa tersebut mendesak kepada pihak pengelola PLN pulau Sepanjang khususbya ULP 3 Pamekasan agar segera melakukan pembenahan untuk bisa menyalakan listrik secara menyeluruh, dari ujung Desa Sepanjnang yakni tembing sampai ujung Desa Tanjung Kiaok.

“Kami meminta kepada pihak PLN agar segera melakukan pemerataan listrik untuk bisa hidup dari ujung pulau sepanjang sampai ke Desa Tanjung Kiaok, jika memang ada kendala, sebagai pemerintah Desa kami siap untuk memberikan atau solusi apa yang menjadi kendalanya” kata Sekdes Sepanjang, Khairil Hakki di hadapan pengelola PLN Sepanjang.

Menurut Hakki, sejauh ini pihaknya sudah melakukan upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersabar dalam persoalan listrik di Pulau Sepanjang. Namun demikian, dirinya tidak bisa menjamin masyarakat selamanya akan menerima apa yang disampaikan.

“Yang kami takutkan, masyarakat kita sudah tidak lagi mau peduli dengan alasan-alasan yang diberikan. Sehingga bisa terjadi gesekan antar masyarakat. Jadi mari apa yang Desa bisa lakukan, makanya kami hanya minta agar PLN ini bisa hidup selama 12 jam sudah cukup, jika saat ini belum mampu untuk hidup 24 jam, kendati solar atau BBM kontraknya untuk 24 jam” tegas Hakiki.

Sementara itu, salah satu perwakilan PLN Kangean pulau Sepanjang saat menemui para pendemo menyampaikan, bahwa persoalan saat ini terkendala dengan kemampuan sinyal aliran listrik untuk bisa menyala ke sejumlah titik, yakni tiga titik di Tembing, Pajambarat dan titik ke Desa Tanjung Kiaok.

Warga Dua Desa di Kecamatan Sapeken Demo PLN Pulau Sepanjang
Abd. Latif, perwakilan Desa Tanjung Kiaok saat adu argumen bersama pihak PLN Pulau Sepanjang

“Memang ketika kami mencoba menghidupkan generator atau mesin, ternyata tidak mampu atau bisa hidup bersamaan secara keseluruhan, karena terkendala aliran listrik yang ke tembing, pajambarat dan Tanjung Kiaok tidak mampu menerima transfer sinyal” katanya.

Disamping itu kata dia, sejauh ini memang ada kendala lain seperti halnya pengiriman material untuk kelengkapan generator atau mesin yang ada masih harus dipesankan ke luar kota, sebab di UP 3 Pamekasan sendiri sedang tidak ada atau kosong.

“Insya Allah besok Kamis 14 September 2023 tim dari UP 3 Pamekasan akan segera meluncur ke sini (Sepanjang) dengan memakai kapal Ekspress. Dan langsung ke Sepanjang, jadi baru nanti akan kita ketahui seperti apa permasalahannya” ungkapnya.

Sedang perwakilan dari Desa Tanjung Kiaok, Abd Latif menyoal terkait apa yang disampaikan perwakilan PLN Kangean Pulau Sepanjang yang mengatakan ada kendala pengiriman sinyal kepada tiga titik yakni Tembing, Pajambarat dan Desa Tanjung Kioak, sehingga listrik belum bisa menyala secara keseluruhan di pulau sepanjang.

“Kenapa persoalan ini baru sekarang disampaikan kepada kami, kenapa tidak saat ketika memasang jalur atau kabel bahwa ada titik kendala, ini kan tidak fair namanya. Padahal saya sendiri ikut membantu pemasangan kabel jalur yang ke Tanjung Kiaok, jadi kan tidak jelas kalau seperti ini” tandas Latif.

Diketahui, persoalan penerangan atau listrik di Pulau Sepanjang ini juga banyak dibantu oleh Hamsuri, mantan Kades Sepanjang yang saat ini telah mencalonkan diri sebagai anggota Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumenep Dapil 8 meliputi Arjasa, Kangayan dan Sapeken. Bahkan, pada pertengah bulan Juni 2023, Hamsuri mampu menghadirkan Bupati Sumenep H.Achmad Fauzi Wongsojudo untuk meresmikan PLN tersebut.

“Saya hanya ingin masyarakat Sepanjang dan Tanjung Kiaok bisa menikmati listrik. Itu karenanya saya harus ikut berjuang bagaimana persoalan listrik ini tertangani dengan baik. Kepada Bapak Bupati sudah juga saya sampaikan apa yang menjadi harapan masyarakat tentang listrik di Pulau Sepanjang, bahkan jauh sebelum saya ada rencana maju sebagai Caleg” katanya.

× How can I help you?