Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Warga Kelurahan Kepanjin Ditemukan Tewas di Pos Taman Adipura Sumenep

×

Warga Kelurahan Kepanjin Ditemukan Tewas di Pos Taman Adipura Sumenep

Sebarkan artikel ini
Warga Kelurahan Kepanjin Ditemukan Tewas di Pos Taman Adipura Sumenep
Korban saat ditemukan di dalam Pos Taman Adipura Sumenep

Warga Kelurahan Kepanjin Ditemukan Tewas di Pos Taman Adipura Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Moh. Anwar (75) warga Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam pos Taman Adipura Sumenep, Senin (4/9/2023) sekira pukul 06.00 Wib pagi.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal setelah sebelumnya meninggalkan rumah pada Hari Sabtu 2 September 2023 sekira pukul 20.00 Wib dengan membawa sepeda Pancal / Angin, selanjutnya anak menantu korban pada hari Minggu 3 September 2023 sekira Pukul 19.00 Wib mencari korban di sekitaran Kota namun korban tidak diketemukan.

“Baru pada ada hari ini Senin 4 September 2023 sekira pukul 07.30 wib keluarga korban mendengar kabar bahwa telah diketemukan mayat seseorang disekitar area Taman bunga, selanjutnya keluarga mendatangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dan benar bahwa Mayat yang ditemukan di area taman bunga tersebut merupakan orang tuanya” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

Menurut Widi, pada saat ditemukan meninggal, di samping korban ditemukan sepeda pancal mini warna Merah Muda, dimana menurut keterangan anak dari korban, kalau orang tuanya tersebut sering tidur di luar rumah dan mengalami pikun.

“Dari keterangan anak dari korban kalau ayah nya ini sebelumnya mempunyai riwayat penyakit darah tinggi, dan kalau tidur tidak bisa posisi terlentang melainkan posisi duduk” terang Widi.

Tambah Widi, keluarga korban juga menerangkan sebelumnya jika ayah nya pernah terjatuh saat posisi tidur sehingga mengakibatkan luka robek di bagian darinya, dan diterangkan sampai saat diketemukan luka tersebut belum sembuh.

“Keluarga korban tidak berkenan untuk di lakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban karena meninggalnya merupakan takdir dari Tuhan yang mana Esa” pungkasnya.

× How can I help you?