Sister Fillah Sumenep Buktikan Semangat Kemerdekaan Lewat Santunan Anak Yatim

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosial Sister Fillah

Kegiatan sosial Sister Fillah

Sister Fillah Sumenep Buktikan Semangat Kemerdekaan Lewat Santunan Anak Yatim

limadetik.com/, SUMENEP — Di tengah hiruk-pikuk perayaan Hari Kemerdekaan, Sister Fillah Sumenep memilih cara berbeda untuk mengisi momentum Agustus. Bukan sekadar lomba dan seremoni, komunitas ini mengubah perayaan kemerdekaan menjadi aksi nyata dengan menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim.

Sebanyak 50 anak yatim dan 6 anak asuh menerima santunan dalam kegiatan rutin bulanan Sister Fillah yang dikemas dengan suasana perayaan kemerdekaan di Cafe Tanean, Sumenep, Minggu (9/8/2026).

Tak berhenti pada pemberian uang tunai, bantuan juga disertai kebutuhan pangan dan konsumsi. Sebanyak 50 anak yatim masing-masing menerima Rp200 ribu, sedangkan enam anak asuh memperoleh Rp250 ribu per anak.

Mereka juga mendapatkan nasi kotak, roti, paket snack, snack box, puding, minuman hingga 50 paket beras masing-masing tiga kilogram.

Bahkan, kepedulian diperluas kepada anak yatim di luar penerima undangan. Sebanyak 10 anak yatim lainnya turut menerima uang saku masing-masing Rp100 ribu.

Namun, kegiatan tersebut tidak dikemas dalam suasana yang kaku.

Anak-anak diajak menikmati kemeriahan Agustusan melalui berbagai permainan dan lomba bersama para ibu pendamping. Tawa dan keceriaan pun menjadi bagian dari kegiatan yang sekaligus membawa pesan sosial tersebut.

Bagi Sister Fillah, anak yatim bukan sekadar penerima bantuan. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang juga berhak merasakan kebahagiaan di tengah momentum kemerdekaan.

Ketua Sister Fillah Sumenep, Nurul Fatimah, mengatakan santunan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang ingin dijaga keberlangsungannya.

Menurut dia, berbagi tidak seharusnya berhenti pada momentum tertentu. Karena itu, Sister Fillah berupaya menjadikan santunan bulanan sebagai gerakan sosial yang konsisten sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat.

“Semoga kami bisa terus istiqamah berbagi dan memperluas jangkauan santunan hingga ke berbagai pelosok desa di Kabupaten Sumenep.”

Bukan Sekadar Membagi Uang

Sister Fillah menyadari bahwa persoalan sosial tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan sesaat.

Karena itu, keberadaan para donatur menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan gerakan tersebut. Bantuan yang terkumpul kemudian disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari uang saku hingga kebutuhan pokok.

Dukungan kegiatan kali ini datang dari sejumlah pihak, antara lain Cafe Tanean, Antold Story, Moza, Giring The Booth, Kajoe Tangan, Azara Cake n Cookies, media partner, serta para donatur dan pihak lain yang turut berkontribusi.

Yang juga menjadi perhatian Sister Fillah adalah persoalan amanah dan transparansi donasi.

Sister Fillah menegaskan 100 persen donasi yang diterima diperuntukkan bagi anak yatim, baik dalam bentuk uang saku, sembako maupun bantuan lainnya.

Sementara kebutuhan operasional kegiatan dan hadiah ditanggung oleh Sister Fillah.

Bagi komunitas tersebut, mekanisme itu bukan sekadar soal administrasi. Ada kepercayaan donatur yang harus dijaga dan ada hak penerima manfaat yang harus dipastikan sampai.

Sebab, ketika masyarakat menitipkan donasi, yang dititipkan bukan hanya uang, tetapi juga kepercayaan.

Memaknai Kemerdekaan dari Hal Sederhana

Momentum HUT Kemerdekaan RI menjadi ruang bagi Sister Fillah untuk mengingatkan bahwa makna kemerdekaan tidak berhenti pada simbol dan perayaan.

Kemerdekaan juga bisa diterjemahkan melalui tindakan sederhana: memastikan anak-anak yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian, memiliki ruang untuk bergembira, dan merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

Di tengah kemeriahan Agustus, pesan itu justru terasa lebih kuat.

Ketika sebagian masyarakat merayakan kemerdekaan dengan berbagai perlombaan dan pesta rakyat, sebagian lainnya memilih merayakannya dengan berbagi.

Sister Fillah mengambil jalur kedua.

Bukan karena kemeriahan tidak penting, tetapi karena kemerdekaan akan kehilangan makna jika kegembiraan hanya dirasakan sebagian orang.

Bagi Sister Fillah, merdeka bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu. Merdeka juga berarti menghadirkan kepedulian hari ini—dengan berbagi, menjaga amanah, dan memastikan semakin banyak anak merasakan kebahagiaan.

Dokumentasi kegiatan dan laporan penyaluran bantuan dapat diakses melalui akun Instagram @sisterfillahsumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap Bikin Sumenep Gempar Lewat MEC 2026
Prengki Wirananda Kantongi Sertifikasi UKW Utama, Ketua SMSI Sumenep Beri Apresiasi
Tempat Pembakaran Berserakan, KKN Posko 36 Hadirkan Rocket Stove di MI Darul Ulum Banmaling
Wabup Sumenep Tegaskan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial, Harus Hadir dengan Aksi Nyata
Pertalite Bersubsidi Diduga “Dijemput” Pakai Jeriken, Sulaisi Sentil Manajemen SPBU Kolor
Rokok Makayasa Tancap Gas, Perluas Jaringan Pasar dari Madiun hingga Batam
Pengisian Pertalite Pakai Jeriken di Dalam Avanza Soroti Pelayanan SPBU Kolor Sumenep
KJJT Indonesia Gelar Mubes HUT ke-7, 125 Jurnalis Bahas Masa Depan Pers dan Keterbukaan Informasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:56 WIB

Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap Bikin Sumenep Gempar Lewat MEC 2026

Kamis, 10 September 2026 - 20:53 WIB

Prengki Wirananda Kantongi Sertifikasi UKW Utama, Ketua SMSI Sumenep Beri Apresiasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:13 WIB

Tempat Pembakaran Berserakan, KKN Posko 36 Hadirkan Rocket Stove di MI Darul Ulum Banmaling

Kamis, 10 September 2026 - 12:21 WIB

Pertalite Bersubsidi Diduga “Dijemput” Pakai Jeriken, Sulaisi Sentil Manajemen SPBU Kolor

Rabu, 9 September 2026 - 18:42 WIB

Rokok Makayasa Tancap Gas, Perluas Jaringan Pasar dari Madiun hingga Batam

Berita Terbaru