BADKO HMI Jatim Kritik Acara Sumpah Pemuda Polda Jatim, Soroti Goyang-Goyang dan Nilai Santri

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BADKO HMI Jatim Kritik Acara Sumpah Pemuda Polda Jatim, Soroti Goyang-Goyang dan Nilai Santri

LIMADETIK.COM, SURABAYA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda semestinya menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan, daya kritis, dan integritas generasi muda. Namun, kegiatan yang digelar Polda Jawa Timur dengan melibatkan elemen mahasiswa, pemuda, dan santri justru menuai kritik dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur.

Kritik tersebut disampaikan M. Shohir, Ketua BADKO HMI Jatim Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP). Ia menilai, perayaan yang lebih menonjolkan hiburan berpotensi mengaburkan substansi peringatan Sumpah Pemuda sebagai tonggak sejarah perjuangan bangsa.

“Di saat pemuda di ibu kota Jakarta turun ke jalan menyuarakan aspirasi dan substansi kebangsaan, Polda Jatim justru menyuguhkan hiburan seremonial yang berpotensi mengikis nilai moral pemuda dan santri,” ujar Shohir.

Baca Juga  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Menurutnya, kritik tersebut bukan semata-mata penolakan terhadap hiburan dalam sebuah kegiatan, melainkan bentuk keprihatinan atas pergeseran makna peringatan Sumpah Pemuda.

Ia menilai, momentum bersejarah yang seharusnya menjadi ruang konsolidasi gagasan, penyampaian aspirasi, dan penguatan kepedulian sosial justru berisiko kehilangan esensi ketika lebih banyak diisi aktivitas hiburan tanpa dampak substantif bagi kemajuan generasi muda.

Shohir juga membandingkan kegiatan tersebut dengan gerakan mahasiswa dan pemuda di Jakarta yang, menurutnya, konsisten menyampaikan kritik terhadap kebijakan serta mengangkat berbagai persoalan kebangsaan.

“Ketika elemen gerakan mahasiswa dan pemuda di Jakarta konsisten turun ke jalan menyampaikan gagasan, kritik kebijakan, serta isu-isu kebangsaan, Polda Jawa Timur justru terkesan meninabobokan pemuda dengan hura-hura dan goyang-goyang yang tidak memberikan dampak substantif bagi kemajuan daerah,” katanya, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga  Pererat Silaturahmi dengan Kejati, SMSI Jatim Support Program Jaksa Jaga Desa

Soroti Keterlibatan Santri

Selain persoalan substansi kebangsaan, Shohir menyoroti keterlibatan elemen santri dalam kegiatan tersebut. Ia menganggap sesi hiburan dengan lagu yang dinilai tidak bernuansa religi berpotensi bertentangan dengan nilai moral yang selama ini ditanamkan para ulama, kiai, dan tokoh agama di Jawa Timur.

Menurutnya, institusi kepolisian semestinya turut mengambil peran strategis dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, memperkuat integritas, serta menumbuhkan kesadaran sosial.

“Sesi goyang-goyang dengan lagu yang tidak bernuansa religi sangat berpotensi merusak fondasi nilai moralitas yang sudah ditanamkan oleh ulama, kiai, dan tokoh agama di Jawa Timur,” tegasnya.

Baca Juga  Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Industri Aset Kripto Indonesia

Shohir menekankan, peringatan Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan. Momentum tersebut perlu diarahkan untuk melahirkan gagasan, memperkuat kepemimpinan, serta mendorong keterlibatan nyata pemuda dalam menjawab persoalan masyarakat.

Ia berharap peringatan Sumpah Pemuda ke depan lebih mengedepankan substansi kebangsaan dan pendidikan karakter dibandingkan sekadar kemeriahan acara.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda seharusnya dikembalikan pada ruh aslinya: wadah konsolidasi ide, penguatan kepemimpinan, dan dorongan aksi nyata untuk kemajuan bangsa, bukan sekadar acara seremonial dan panggung hiburan yang mendegradasi moralitas santri dan kesadaran kritis pemuda,” pungkas Shohir.

Facebook Comments Box

Penulis : Joko

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai MUKERNAS TDA 9.0, Pengusaha di 119 Daerah Didorong Perkuat Bisnis dan Perluas Pasar
Momentum HUT ke-81 Jatim, BADKO HMI Sambut Positif Pembentukan Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD
Konsolidasi ke SMSI Jatim, SMSI Sumenep Mantapkan Agenda Besar 2027
Lima Tahun Merger Pelindo, Produktivitas Melonjak tapi Standardisasi Layanan Masih Diuji
Raih Tiga Juara FES 2026, Sumenep Bidik Ekonomi Syariah yang Membuka Akses Ekonomi Warga
Berkasus! Pelantikan Rektor UINSA Disambut Gelombang Penolakan
Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan Ketik.com, Dinilai Penggerak Transformasi Institusi
SMSI Jatim Jajaki Kerjasama dengan Anggota DPRD Surabaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

BADKO HMI Jatim Kritik Acara Sumpah Pemuda Polda Jatim, Soroti Goyang-Goyang dan Nilai Santri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Usai MUKERNAS TDA 9.0, Pengusaha di 119 Daerah Didorong Perkuat Bisnis dan Perluas Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Momentum HUT ke-81 Jatim, BADKO HMI Sambut Positif Pembentukan Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Konsolidasi ke SMSI Jatim, SMSI Sumenep Mantapkan Agenda Besar 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Lima Tahun Merger Pelindo, Produktivitas Melonjak tapi Standardisasi Layanan Masih Diuji

Berita Terbaru