RSUD dr. Iskak Tulungagung Jalani Survei Akreditasi LARS-DHP, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. Iskak Tulungagung Jalani Survei Akreditasi LARS-DHP, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

LIMADETIK.COM, TULUNGAGUNG – Komitmen menjaga kualitas pelayanan kesehatan terus diperkuat RSUD dr. Iskak Tulungagung. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu menjalani Survei Akreditasi Rumah Sakit bersama Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP).

Proses akreditasi tersebut tidak hanya menjadi agenda pemenuhan standar administrasi, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem pelayanan berjalan sesuai standar, berorientasi pada mutu, serta menjamin keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Tahapan akreditasi diawali dengan sesi pembukaan dan briefing pada Selasa (14/7/2026). Selanjutnya, survei daring dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) yang dipusatkan di Ruang Conference IDIK Lantai 2 dan melibatkan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) serta Tim Akreditasi RSUD dr. Iskak.

Setelah menyelesaikan tahapan daring, proses penilaian berlanjut melalui survei luring atau on-site yang berlangsung secara intensif selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 20–22 Juli 2026.

BACA JUGA  Seleksi Sekretaris Desa Tulungrejo Berlangsung Transparan, Tata Sutrafia Armeyntan Raih Nilai Tertinggi

Dalam survei tersebut, LARS-DHP menurunkan empat surveior senior, yakni dr. Raden Gunawan Effendi, Sp.M., M.M., M.A.R.S., C.M.C., MH.Kes., FISQua selaku Ketua Tim Surveior; dr. Hendro Soelistijono, M.M., M.Kes.; dr. Ika Rahayu Susanti, MMRS., Dipl. CIBTAC., C.PS., CHQP., FISQua; serta Ns. Wiwin Nur Siam, S.Kep., M.M.

Ketua Tim Surveior LARS-DHP, dr. Raden Gunawan Effendi, menegaskan bahwa pelaksanaan survei akreditasi tidak semata-mata berorientasi pada penilaian dokumen maupun pemenuhan unsur administratif.

Menurutnya, proses tersebut harus menjadi ruang kolaborasi antara rumah sakit dan lembaga akreditasi dalam mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan untuk memperkuat sistem pelayanan.

“Kehadiran kami di RSUD dr. Iskak Tulungagung adalah untuk berkolaborasi. Kami berharap kerja sama yang baik dapat terjalin selama proses akreditasi ini,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Ia menambahkan, survei akreditasi merupakan momentum strategis bagi rumah sakit untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap seluruh proses pelayanan, sekaligus membangun budaya mutu dan keselamatan pasien yang semakin kuat.

BACA JUGA  360 Rumah Tidak Layak Huni di Tulungagung Direhab Tahun Ini, Pemprov Jatim Dominasi Pendanaan

“Survei ini bukan sekadar ajang penilaian administratif, melainkan momentum emas bagi rumah sakit untuk memotret peluang perbaikan demi memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes., menegaskan bahwa akreditasi telah menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan rumah sakit.

Bagi RSUD dr. Iskak, kata dia, akreditasi bukan sekadar target yang harus dicapai, melainkan menjadi landasan dalam menjaga konsistensi pelayanan serta memastikan setiap standar diterapkan secara berkelanjutan.

“Akreditasi adalah ruh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Akreditasi kami posisikan sebagai instrumen kepastian bahwa pemenuhan standar pelayanan berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, demi menjamin mutu serta keselamatan pasien,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen RSUD dr. Iskak juga memaparkan sejumlah capaian dan langkah strategis rumah sakit di hadapan tim surveior.

Paparan meliputi profil komprehensif rumah sakit, capaian Indikator Mutu yang mencakup Indikator Nasional Mutu (INM), Indikator Mutu Prioritas Rumah Sakit (IMP-RS), serta Indikator Mutu Prioritas Unit (IMP-Unit).

BACA JUGA  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Selain itu, turut dipaparkan pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP), penerapan manajemen risiko, analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), hasil survei internal mengenai budaya keselamatan pasien, hingga evaluasi penerapan clinical pathway dalam pelayanan medis.

Rangkaian indikator tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur sejauh mana sistem pelayanan telah berjalan efektif, terintegrasi, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi pasien.

Melalui survei akreditasi ini, RSUD dr. Iskak Tulungagung diharapkan tidak hanya mempertahankan standar pelayanan yang telah dibangun, tetapi juga mampu memperkuat inovasi dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan sesuai perkembangan regulasi serta kebutuhan masyarakat.

RSUD dr. Iskak pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, unggul, aman, berkualitas, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Darmadi

Editor : Wahyu

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Sekretaris Desa Tulungrejo Berlangsung Transparan, Tata Sutrafia Armeyntan Raih Nilai Tertinggi
360 Rumah Tidak Layak Huni di Tulungagung Direhab Tahun Ini, Pemprov Jatim Dominasi Pendanaan
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:22 WIB

RSUD dr. Iskak Tulungagung Jalani Survei Akreditasi LARS-DHP, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Seleksi Sekretaris Desa Tulungrejo Berlangsung Transparan, Tata Sutrafia Armeyntan Raih Nilai Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:41 WIB

360 Rumah Tidak Layak Huni di Tulungagung Direhab Tahun Ini, Pemprov Jatim Dominasi Pendanaan

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:03 WIB

Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Berita Terbaru